Jakarta: Pramono Edhie Wibowo resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Banyak pihak tak meragukan lagi kemampuan dan profesionalitas ipar Presiden SBY ini. Siapakah dia?
Pramono dilantik di Istana Negara, Jakarta, dipimpin langsung oleh Presiden SBY pada Kamis (30/6) siang. Sejumlah menteri jajaran Polhukam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB), Panglima TNI, Jaksa Agung dan Kapolri hadir dalam upacara tersebut.
Pramono Edhie Wibowo menjadi KSAD menggantikan Jenderal George Toisutta yang resmi pensiun alias purna bakti. Pramono adalah putra Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo dan adik dari Ibu Negara Ani Yudhoyono.
Ia dilantik kakak iparnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, berdasar Keputusan Presiden No 40 / TNI / Tahun 2011."Saya tidak akan menerima hadiah atau suatu pemberian berupa apa saja dari siapa pun juga yang saya tahu mempunyai hal yang bersangkutan dengan jabatan saya," ujar Pramono mengucap sumpah jabatannya di Istana Negara, Kamis (30/6). "Saya akan setia pada Undang-undang Dasar, dan menjunjung tinggi sumpah prajurit."
Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo merupakan lulusan AKABRI 1980, dan mengawali karirnya sebagai Komandan Peleton Grup I Kopassandha (1980), Perwira Operasi Grup I Kopassandha (1981), Komandan Kompi 112/11 Grup I Kopassanda (1984) dan Perwira Intel Operasi Grup I Kopassus (1986).
Pada 1995 pria kelahiran Magelang, Jawa Tengah 5 Mei 1955 ini dipercaya menjadi Komandan Batalyon 11/1 Kopassus, dan satu tahun kemudian dipercaya sebagai Wakil Komandan Grup I/Kopassus dan dua tahun kemudian jabatan Komandan GrupI/Kopassus dipercayakan pada alumni Sesko Angkatan Darat pada 1995 itu.
Lulusan Sesko TNI 2001 itu juga sempat menjadi Ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri pada 2001 dan tiga tahun kemudian ia dipercaya sebagai perwira tinggi Staf Ahli Bidang Ekonomi Politik Sesko TNI dan pada 2005 diangkat sebagai Wakil Danjen Kopassus.
Ia juga pernah dipercaya sebagai Kasdam IV/Diponegoro dan menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) pada 2008-2000. Pramono juga sempat menduduki posisi Pangdam Siliwangi di Jawa Barat pada 2009 sebelum menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menggantikan Letjen TNI Burhanuddin Amin pada 2010.
Selengkapnya...
01 Juli 2011
25 Juni 2011
Anindya N Bakrie, Sang Motor Bakrie Center Foundation
Jakarta: Generasi ketiga konglomerat sudah mulai mengambil alih posisi orangtuanya. Tak terkecuali di keluarga Bakrie. Adalah Anindya N Bakrie yang menjadi motor di generasi ketiga keluarga ini dengan pandangan yang jauh lebih mendunia.
Tumbuh dalam dunia yang sudah modern dengan pendidikan yang lebih berwawasan keluar, Anin (begitu dia biasa dipanggil kawan-kawannya) tahu betul bahwa pendidikan dan wawasanlah yang membuat sebuah bangsa memasuki persaingan dunia ini dan memenangkannya.
"Dua hal itu (pendidikan dan wawasan) yang kami terima di keluarga kami yang membuat kami bisa seperti ini," ujar Anin kepada pers di Jakarta baru-baru ini. Menyadari itu, lanjut Anin, kami di generasi ketiga memandang bahwa Bakrie, sebagai keluarga dan sebagai usaha bisnis, harus berbuat banyak di bidang ini. "Lahirlah Bakrie Center Foundation."
Bakrie Center Fondation benar-benar lahir dari pemikiran generasi ketiga keluarga Bakrie, melengkapi usaha-usaha pendidian sebelumnya, seperti Yayasan Pendidikan Bakrie dan Bakrie Learning Center.
Bakrie Center memberikan bea siswa untuk pascasarjana dan yang tak kalah menariknya, riset kebijakan stategis. Untuk yang disebut terakhir itu, dua pusat kajian telah didirikan: Bakrie Chair for South East Asian Studies yang didirikan di Washington DC pada 26 Juli 2010. Riset Center ini bekerja sama dengan Carnegie Endowment for International Peace, sebuah lembaga think tank prestius di AmerikaSerikat.
Carnegie Endowment didirikan oleh pengusaha Andrew Carnegie padatahun 1910 dan mempunyai cabang di Moskow, Beirut, Beijing dan Brussel. Center kedua didirikan di Singapura, November 2010, bernama Bakrie Professorship in Southeast Asian Policy.
Center ini bekerja sama dengan S Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU) Singapura. Duduk sebagai Chairman Bakrie Professorship adalah MR Barry Desker yang pernah menjadi Duta BesarSingapura di Indonesia dan jugaDekandari RSIS.
Menurut Anin, pusat-pusat kajian ini bertujuan membantu mempromiosikan Indonesia di luar negeri. "Orang lain yang kita pakai untuk menjadi semacam juru bicara Indonesia. Pasti lebih didengar."
Chairman Bakrie Center ini tentu saja penggagasnya sendiri, Anindya Bakrie yang menampatkan pendidikan strata duanya di Standford University. Selengkapnya...
Tumbuh dalam dunia yang sudah modern dengan pendidikan yang lebih berwawasan keluar, Anin (begitu dia biasa dipanggil kawan-kawannya) tahu betul bahwa pendidikan dan wawasanlah yang membuat sebuah bangsa memasuki persaingan dunia ini dan memenangkannya.
"Dua hal itu (pendidikan dan wawasan) yang kami terima di keluarga kami yang membuat kami bisa seperti ini," ujar Anin kepada pers di Jakarta baru-baru ini. Menyadari itu, lanjut Anin, kami di generasi ketiga memandang bahwa Bakrie, sebagai keluarga dan sebagai usaha bisnis, harus berbuat banyak di bidang ini. "Lahirlah Bakrie Center Foundation."
Bakrie Center Fondation benar-benar lahir dari pemikiran generasi ketiga keluarga Bakrie, melengkapi usaha-usaha pendidian sebelumnya, seperti Yayasan Pendidikan Bakrie dan Bakrie Learning Center.
Bakrie Center memberikan bea siswa untuk pascasarjana dan yang tak kalah menariknya, riset kebijakan stategis. Untuk yang disebut terakhir itu, dua pusat kajian telah didirikan: Bakrie Chair for South East Asian Studies yang didirikan di Washington DC pada 26 Juli 2010. Riset Center ini bekerja sama dengan Carnegie Endowment for International Peace, sebuah lembaga think tank prestius di AmerikaSerikat.
Carnegie Endowment didirikan oleh pengusaha Andrew Carnegie padatahun 1910 dan mempunyai cabang di Moskow, Beirut, Beijing dan Brussel. Center kedua didirikan di Singapura, November 2010, bernama Bakrie Professorship in Southeast Asian Policy.
Center ini bekerja sama dengan S Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU) Singapura. Duduk sebagai Chairman Bakrie Professorship adalah MR Barry Desker yang pernah menjadi Duta BesarSingapura di Indonesia dan jugaDekandari RSIS.
Menurut Anin, pusat-pusat kajian ini bertujuan membantu mempromiosikan Indonesia di luar negeri. "Orang lain yang kita pakai untuk menjadi semacam juru bicara Indonesia. Pasti lebih didengar."
Chairman Bakrie Center ini tentu saja penggagasnya sendiri, Anindya Bakrie yang menampatkan pendidikan strata duanya di Standford University. Selengkapnya...
Dr Martha Tilaar dan Perempuan Masa Kini
Jakarta: Pakar kecantikan Indonesia Dr. Martha Tilaar optimistis bahwa Perempuan Indonesia mampu memegang peranan penting dalam kemajuan dunia. Lantas, bagaimana penilaiannya terhadap perempuan Indonesia ?
Bagi pendiri dan komisaris utama dari Martha Tilaar Group ini, perempuan masa kini harus memegang peranan penting dalam kemajuan perekonomian dunia, mengingat populasi perempuan di dunia lebih besar dibandingkan pria.
"Sudah saatnya perempuan di seluruh dunia terlebih Indonesia untuk bergerak, tidak lagi menggantungkan diri kepada pria," kata Martha Tilaar. Bagi Dr Martha, perempuan Indonesia khususnya perempuan enterpreneur harus bisa menjadi role model bagi kaum perempuan seluruh dunia.
"Perempuan enterpreneur harus bisa menjadi contoh bagi yang lainnya. Setiap perempuan bisa menjadi role model. Jangan pernah takut," ungkapnya. "Setiap orang bisa menjadi role model, asal jangan sombong, iri hati, dan tak berpikir instan," tambah perempuan 74 tahun ini.
Ia melanjutkan, jangan pernah berpikir instan karena sukses membutuhkan pengorbanan. "Saat awal membangun usaha, saya tidak pernah menghias diri dengan berlian atau lainnya, karena fokus mengembangkan bisnis," kata Dr Martha sederhana, menyontohkan sebagian kecil sikap mental yang membawanya pada kesuksesan kini.
Istri pendidik Prof Dr HAR Tilaar ini lahir di Kebumen Jawa Tengah 4 September 1937, memiliki 4 orang anak Bryan Emil Tilaar, Pinkan Tilaar, Wulan Tilaar, Kilala Tilaar dan nenek dari beberapa orang cucu. Dr Martha menyempatkan diri mengambil kuliah kecantikan dan lulus dari Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana, AS, saat mengikuti suami tugas belajar.
Dia telah membuat kecantikan dan keayuan wanita Indonesia selalu terpelihara. Lulusan Jurusan Sejarah Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta 1963, ini resmi mendirikan badan usaha pada 1971. Peraih gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dalam bidang “Fashion and Artistry” dari World University Tuscon, Arizona, AS pada 1984 ini memulai bisnisnya dari titik nol.
Bermula di garasi rumah ayahnya Yakob Handana, terletak di Jalan Kusuma Atmaja No. 45 Menteng, Jakarta Pusat. Martha, yang semasa kecilnya dikenal sebagai gadis tomboy ini mendirikan sebuah salon kecantikan sederhana “Martha Salon”, persis pada 3 Januari 1970.
Prinsip berbagi menjadi salah satu karakter khas ibu empat anak ini. Berbekal pengalaman dan prestasinya, Dr Martha mengunjungi berbagai negara seperti Kanada, Malaysia untuk tampil di forum dunia. Selengkapnya...
Bagi pendiri dan komisaris utama dari Martha Tilaar Group ini, perempuan masa kini harus memegang peranan penting dalam kemajuan perekonomian dunia, mengingat populasi perempuan di dunia lebih besar dibandingkan pria.
"Sudah saatnya perempuan di seluruh dunia terlebih Indonesia untuk bergerak, tidak lagi menggantungkan diri kepada pria," kata Martha Tilaar. Bagi Dr Martha, perempuan Indonesia khususnya perempuan enterpreneur harus bisa menjadi role model bagi kaum perempuan seluruh dunia.
"Perempuan enterpreneur harus bisa menjadi contoh bagi yang lainnya. Setiap perempuan bisa menjadi role model. Jangan pernah takut," ungkapnya. "Setiap orang bisa menjadi role model, asal jangan sombong, iri hati, dan tak berpikir instan," tambah perempuan 74 tahun ini.
Ia melanjutkan, jangan pernah berpikir instan karena sukses membutuhkan pengorbanan. "Saat awal membangun usaha, saya tidak pernah menghias diri dengan berlian atau lainnya, karena fokus mengembangkan bisnis," kata Dr Martha sederhana, menyontohkan sebagian kecil sikap mental yang membawanya pada kesuksesan kini.
Istri pendidik Prof Dr HAR Tilaar ini lahir di Kebumen Jawa Tengah 4 September 1937, memiliki 4 orang anak Bryan Emil Tilaar, Pinkan Tilaar, Wulan Tilaar, Kilala Tilaar dan nenek dari beberapa orang cucu. Dr Martha menyempatkan diri mengambil kuliah kecantikan dan lulus dari Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana, AS, saat mengikuti suami tugas belajar.
Dia telah membuat kecantikan dan keayuan wanita Indonesia selalu terpelihara. Lulusan Jurusan Sejarah Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta 1963, ini resmi mendirikan badan usaha pada 1971. Peraih gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dalam bidang “Fashion and Artistry” dari World University Tuscon, Arizona, AS pada 1984 ini memulai bisnisnya dari titik nol.
Bermula di garasi rumah ayahnya Yakob Handana, terletak di Jalan Kusuma Atmaja No. 45 Menteng, Jakarta Pusat. Martha, yang semasa kecilnya dikenal sebagai gadis tomboy ini mendirikan sebuah salon kecantikan sederhana “Martha Salon”, persis pada 3 Januari 1970.
Prinsip berbagi menjadi salah satu karakter khas ibu empat anak ini. Berbekal pengalaman dan prestasinya, Dr Martha mengunjungi berbagai negara seperti Kanada, Malaysia untuk tampil di forum dunia. Selengkapnya...
22 Juni 2011
Perkecil Payudara, Simona Halep Lebih Lincah
Wimbledon: Simona Halep, petenis muda asal Rumania, pernah mengeluhkan ukuran payudaranya yang terlalu besar. Ia pun langsung berniat untuk memperkecilnya. Hasilnya?Terkadang, punya payudara besar kadang menguntungkan dari sisi penampilan. Tapi anggapan ini pun masih bisa diperdebatkan, masih relatif.
Tapi, bagi Halep, punya payudara berukuran 34DD sangatlah mengganggu. Bukan apa-apa, ukuran tersebut diakuinya membuat sulit bergerak di atas lapangan dan membuat punggungnya sakit. Alhasil petenis 19 tahun itu pun memperkecilnya pada musim gugur beberapa tahun lalu.
Setelah menjalani masa pemulihan, Halep kembali berlaga dalam turnamen bergengsi di Wimbledon.
Dampak operasi memperkecil payudara langsung terasa pada putaran pertama yang digelar Selasa kemarin (21/6/2011). Halep yang jadi lebih lincah bergerak mampu menumbangkan sesama petenis muda dari Serbia, Bojana Jovanovski, dalam 2 set langsung 6-1 6-2.
"Kemampuanku untuk bereaksi dengan cepat sangat buruk dan payudara ini membuatku sangat tidak nyaman," keluh Halep tentang payudaranya saat itu seperti dikutip Daily Mail, Rabu (22/6/2011).
Entah ada hubungannya atau tidak, setelah operasi payudara itu peringkat Halep juga terus meningkat. Dari yang semula berada di urutan 264 dunia, peringkatnya terus meroket dan kini menduduki peringkat 58. Selengkapnya...
18 Juni 2011
M Nasir, Kakak Nazaruddin Yang Dijuluki New Kid on The Block
Jakarta: Sejak mencuatnya kasus dugaan korupsi wisma atlet yang melibatkan Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin, nama M Nasir semakin sering disebut-sebut. Padahal nama kakak kandung Nazaruddin itu semula nyaris 'tenggelam'.
Di Senayan, Nasir dikenal sebagai anggota Fraksi Partai Demokrat yang rajin. Dalam setiap rapat kerja yang dilakukan oleh Komisi III, M Nasir yang resmi menjadi anggota komisi yang membidangi masalah hukum dan HAM ini kerap hadir. Terakhir, M Nasir terlihat saat rapat dengar pendapat dengan Kapolri Jendral Pol Timur Pradopo beberapa waktu lalu.
Namun sayang, saat disambangi ke ruangannya di lantai 21, Jumat (17/6/2011), ruangannya tertutup. Menurut staf salah satu anggota fraksi Demokrat, Nasir hari ini tak datang ke DPR. Padahal, Fraksi Demokrat, setiap akhir minggu, selalu menggelar rapat internal.
Tak ada yang mau menjelaskan, kemana M Nasir pergi. Begitu juga saat ditanyakan alamat M Nasir.
M Nasir bagi rekan-rekannya di Komisi III dianggap anak baru yang tak banyak tingkah. Duduk, diam, dan hanya memperhartikan satu persatu rekan-rekannya bertanya kepada para pejabat yang diundang rapat dengar pendapat (RPD) dengan Komisi III.
"Dia cuma say hello, lalu lebih banyak diam. Pokoknya ngga pernah mengajukan pertanyaan deh saat RDP dengan siapapun. Terakhir, saat RDP dengan Kapolri, kemarin, dia juga hadir," kata salah seorang anggota Komisi III DPR, rekan Nasir yang enggan namanya dikutip.
"Kami mengibaratkan dia sebagai anggota New Kids On The Block. Karena baru, jadi ngga pernah macam-macam. Diam saja. Kalau rapat sudah selesai, ya begitu saja. Teman-teman di Komisi III dari fraksi lain juga tak terlalu akrab dengan dia," tuturnya lagi.
Nama M Nasir kini disebut-sebut terkait dengan kasus dugaan penyuapan di Kemendiknas. Namanya terkait bersama dengan Muhammad Nazaruddin. Nazaruddin pernah dipanggil oleh KPK, namun mangkir. Sementara M Nasir, belum dipanggil resmi oleh KPK.
Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat (PD) Saan Mustofa saat dikonfirmasi membantah bila M Nasir rajin bolos. Ia memaklumi, bila M Nasir jarang mengajukan pertanyaan saat rapat dengar pendapat di Komisi III. Dengan alasan, M Nasir masih perlu sosialisasi lantaran harus menyesuaikan diri karena selama ini menjadi anggota Komisi VII DPR. Selengkapnya...
Di Senayan, Nasir dikenal sebagai anggota Fraksi Partai Demokrat yang rajin. Dalam setiap rapat kerja yang dilakukan oleh Komisi III, M Nasir yang resmi menjadi anggota komisi yang membidangi masalah hukum dan HAM ini kerap hadir. Terakhir, M Nasir terlihat saat rapat dengar pendapat dengan Kapolri Jendral Pol Timur Pradopo beberapa waktu lalu.
Namun sayang, saat disambangi ke ruangannya di lantai 21, Jumat (17/6/2011), ruangannya tertutup. Menurut staf salah satu anggota fraksi Demokrat, Nasir hari ini tak datang ke DPR. Padahal, Fraksi Demokrat, setiap akhir minggu, selalu menggelar rapat internal.
Tak ada yang mau menjelaskan, kemana M Nasir pergi. Begitu juga saat ditanyakan alamat M Nasir.
M Nasir bagi rekan-rekannya di Komisi III dianggap anak baru yang tak banyak tingkah. Duduk, diam, dan hanya memperhartikan satu persatu rekan-rekannya bertanya kepada para pejabat yang diundang rapat dengar pendapat (RPD) dengan Komisi III.
"Dia cuma say hello, lalu lebih banyak diam. Pokoknya ngga pernah mengajukan pertanyaan deh saat RDP dengan siapapun. Terakhir, saat RDP dengan Kapolri, kemarin, dia juga hadir," kata salah seorang anggota Komisi III DPR, rekan Nasir yang enggan namanya dikutip.
"Kami mengibaratkan dia sebagai anggota New Kids On The Block. Karena baru, jadi ngga pernah macam-macam. Diam saja. Kalau rapat sudah selesai, ya begitu saja. Teman-teman di Komisi III dari fraksi lain juga tak terlalu akrab dengan dia," tuturnya lagi.
Nama M Nasir kini disebut-sebut terkait dengan kasus dugaan penyuapan di Kemendiknas. Namanya terkait bersama dengan Muhammad Nazaruddin. Nazaruddin pernah dipanggil oleh KPK, namun mangkir. Sementara M Nasir, belum dipanggil resmi oleh KPK.
Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat (PD) Saan Mustofa saat dikonfirmasi membantah bila M Nasir rajin bolos. Ia memaklumi, bila M Nasir jarang mengajukan pertanyaan saat rapat dengar pendapat di Komisi III. Dengan alasan, M Nasir masih perlu sosialisasi lantaran harus menyesuaikan diri karena selama ini menjadi anggota Komisi VII DPR. Selengkapnya...
Tony Blair: Saya Baca Al Quran Setiap Hari
London: Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris mulanya enggan berbicara masalah agama. Namun setelah turun jabatan, ia menyatakan baru menganut Katolik. Kini, ia membaca Al Quran setiap hari.
Mulanya, Blair serta mantan Direktur Komunikasi dan Strategi pribadinya, Alastair Campbell, dikenal dengan ucapan khas mereka. “We don’t do God.” Sejak turun sebagai PM pada 2007, Blair perlahan berubah.
Beberapa bulan setelah turun, ia menyatakan pindah agama menjadi Katolik. Kini, ia menyatakan membaca kitab suci umat Islam, Al Quran, setiap hari. Menurut mantan pemimpin Partai Buruh ini, Al Quran membantunya melek iman.
“Melek iman amat penting di era globalisasi seperti ini. Saya membaca Al Quran setiap hari sebagai upaya untuk mengerti apa yang terjadi di dunia dan karena sifatnya yang instruktif,” ujar Blair dalam wawancara dengan majalah Observer.
Blair meyakini pengetahuannya mengenai Islam akan membantu perannya saat ini sebagai Duta Besar Timur Tengah untuk Kuartet PBB, AS, Uni Eropa (UE), dan Rusia. Ia ingin membantu menyelesaikan konflik menahun Palestina-Israel.
Tak hanya itu, Blair juga memuji Islam sebagai sebuah agama yang indah dan Nabi Muhammad ia katakan sebagai sosok yang kuat. Pada 2006, ia pernah menyatakan Al Quran sebagai kitab yang terus bereformasi, praktis, dan seakan dibuat mendahului zamannya.
Hubungan Blair dengan Islam ini bukanlah pertama kalinya. Tahun lalu, iparnya, Lauren Booth, memutuskan untuk menjadi mualaf setelah mendapatkan pengalaman spiritual di Iran. Booth memang telah lama mendekatkan dirinya pada komunitas Islam.
Mengetahui Blair yang disarankan agar tidak ‘bertuhan’ oleh Campbell saat menjabat sebagai PM, Booth sempat menyatakan harapan agar keputusannya menjadi Muslimah akan mengubah pandangan kakak iparnya itu. Selengkapnya...
Mulanya, Blair serta mantan Direktur Komunikasi dan Strategi pribadinya, Alastair Campbell, dikenal dengan ucapan khas mereka. “We don’t do God.” Sejak turun sebagai PM pada 2007, Blair perlahan berubah.
Beberapa bulan setelah turun, ia menyatakan pindah agama menjadi Katolik. Kini, ia menyatakan membaca kitab suci umat Islam, Al Quran, setiap hari. Menurut mantan pemimpin Partai Buruh ini, Al Quran membantunya melek iman.
“Melek iman amat penting di era globalisasi seperti ini. Saya membaca Al Quran setiap hari sebagai upaya untuk mengerti apa yang terjadi di dunia dan karena sifatnya yang instruktif,” ujar Blair dalam wawancara dengan majalah Observer.
Blair meyakini pengetahuannya mengenai Islam akan membantu perannya saat ini sebagai Duta Besar Timur Tengah untuk Kuartet PBB, AS, Uni Eropa (UE), dan Rusia. Ia ingin membantu menyelesaikan konflik menahun Palestina-Israel.
Tak hanya itu, Blair juga memuji Islam sebagai sebuah agama yang indah dan Nabi Muhammad ia katakan sebagai sosok yang kuat. Pada 2006, ia pernah menyatakan Al Quran sebagai kitab yang terus bereformasi, praktis, dan seakan dibuat mendahului zamannya.
Hubungan Blair dengan Islam ini bukanlah pertama kalinya. Tahun lalu, iparnya, Lauren Booth, memutuskan untuk menjadi mualaf setelah mendapatkan pengalaman spiritual di Iran. Booth memang telah lama mendekatkan dirinya pada komunitas Islam.
Mengetahui Blair yang disarankan agar tidak ‘bertuhan’ oleh Campbell saat menjabat sebagai PM, Booth sempat menyatakan harapan agar keputusannya menjadi Muslimah akan mengubah pandangan kakak iparnya itu. Selengkapnya...
Puan Maharani, Penerus Perjuangan Bung Karno
Jakarta: Puan Maharani sering disebut bukan hanya anak biologis tetapi juga anak ideologis Megawati Soekarnoputri, sang Ketua Umum PDI Perjuangan. Anggota Komisi VI itu juga sering disebut sebagai cucu penerus perjuangan Bung Karno. Meskipun, darah sang proklamator sebenarnya juga mengalir pada cucu yang lain seperti Puti Guntur Soekarno, yang duduk di Komisi X DPR.
Barangkali, kelebihan Puan karena langsung melihat dan merasakan kekejaman lawan politik atas sang ibu saat berkecimpung di partai berlambang kepala banteng itu. "Saya belajar politik secara otodidak," katanya saat memberikan sambutan dalam Saresehan Budaya yang digelar Fraksi PKS di Kompleks Parlemen, Rabu (15/6).
Perempuan kelahiran Jakarta 6 September 1973 itu juga sering diajak oleh sang ibu keliling Indonesia dalam rangka urusan partai. Bahkan ia pernah menyaksikan langsung saat Mega ditekan oleh penguasa Orde Baru untuk tidak masuk dalam struktur kepengurusan partai.
Dari peristiwa tersebut, Puan belajar untuk tetap tenang menghadapi tekanan politik dan tetap berpegang teguh pada garis perjuangan. Termasuk peristiwa yang melahirkan PDIP Perjuangan di rumah Mega, Kebagusan, Jakarta Selatan. Puan ikut terlibat meski di dapur umum. Namun aura dan pembicaraan seputar perjuangan partai dia serap di sana. Tapi kala itu, Puan masih belum berniat masuk dalam partai. Alasannya, masih harus membesarkan kedua anaknya.
Karena itu, Puan mulai aktif dalam organisasi politik terbilang kemarin sore, yakni tahun 2006 sejak masuk dalam DPP KNPI Bidang Luar Negeri. Kemudian mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada 1999 dari Dapil Jawa Tengah V (Surakarta, Sukoharjo, Klaten dan Boyolali).
Karier di legislatif pun terbilang moncer, setelah ditunjuk sebagai Ketua I Fraksi PDIP. Di internal partai juga dipercaya untuk menjadi Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga yang memiliki peran strategis dalam penentuan sikap politik dan komunikasi partai dengan organisasi lainnya.
Kini, selain dituntut untuk mampu bekerja sama dengan organisasi lain, Puan juga dituntut menjaga semangat dan soliditas partai hingga 2014 nanti. Lulusan komunikasi massa Universitas Indonesia ini, mengaku terus keliling daerah. Bekas reporter Majalah Forum itu, juga dituntut untuk menekankan sistem manajemen partai yang modern. Selengkapnya...
Barangkali, kelebihan Puan karena langsung melihat dan merasakan kekejaman lawan politik atas sang ibu saat berkecimpung di partai berlambang kepala banteng itu. "Saya belajar politik secara otodidak," katanya saat memberikan sambutan dalam Saresehan Budaya yang digelar Fraksi PKS di Kompleks Parlemen, Rabu (15/6).
Perempuan kelahiran Jakarta 6 September 1973 itu juga sering diajak oleh sang ibu keliling Indonesia dalam rangka urusan partai. Bahkan ia pernah menyaksikan langsung saat Mega ditekan oleh penguasa Orde Baru untuk tidak masuk dalam struktur kepengurusan partai.
Dari peristiwa tersebut, Puan belajar untuk tetap tenang menghadapi tekanan politik dan tetap berpegang teguh pada garis perjuangan. Termasuk peristiwa yang melahirkan PDIP Perjuangan di rumah Mega, Kebagusan, Jakarta Selatan. Puan ikut terlibat meski di dapur umum. Namun aura dan pembicaraan seputar perjuangan partai dia serap di sana. Tapi kala itu, Puan masih belum berniat masuk dalam partai. Alasannya, masih harus membesarkan kedua anaknya.
Karena itu, Puan mulai aktif dalam organisasi politik terbilang kemarin sore, yakni tahun 2006 sejak masuk dalam DPP KNPI Bidang Luar Negeri. Kemudian mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada 1999 dari Dapil Jawa Tengah V (Surakarta, Sukoharjo, Klaten dan Boyolali).
Karier di legislatif pun terbilang moncer, setelah ditunjuk sebagai Ketua I Fraksi PDIP. Di internal partai juga dipercaya untuk menjadi Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga yang memiliki peran strategis dalam penentuan sikap politik dan komunikasi partai dengan organisasi lainnya.
Kini, selain dituntut untuk mampu bekerja sama dengan organisasi lain, Puan juga dituntut menjaga semangat dan soliditas partai hingga 2014 nanti. Lulusan komunikasi massa Universitas Indonesia ini, mengaku terus keliling daerah. Bekas reporter Majalah Forum itu, juga dituntut untuk menekankan sistem manajemen partai yang modern. Selengkapnya...
Pesan Bunda Lily Sebelum Hengkang dari Senayan
Jakarta: Tak lama lagi, dua anggota DPR dari Fraksi PKB, Lily Chodidjah Wahid dan Effendi Choirie hengkang dari Senayan. Dua nama itu resmi masuk dalam Penggantian Antar Waktu (PAW) PKB. Bagi Lily, hal itu bukan akhir dari semua. “Saya akan terus berkiprah di jalan ini,” kata adik Gus Dur itu.
Ditemui di ruang kerjanya, lantai 18 Nusantara I, Selasa (14/6) siang, Lily kelihatan sangat relaks. Dengan baju berwarna pink bermotif bunga, Lily baru saja menggelar rapat dengan dua tenaga ahlinya.
"Tidak ada yang berubah, semua sama. Saya tetap beraktivitas seperti biasa saja,” katanya mengawali pembicaraan.
Bunda, demikian anggota Komisi XI ini kerap disapa, menyadari posisinya yang akan di-PAW akan menyenangkan satu pihak, tapi membuat sedih pihak lainnya. Terutama orang-orang yang merasa diwakilinya. Apalagi selama ini, pendukung Lily di berbagai daerah terus berkomunikasi untuk mendiskusikan berbagai perkembangan politik di dalam maupun di luar negeri.
"Ada yang khawatir aspirasi mereka tidak terwadahi karena tidak ada saluran lain untuk itu,” katanya.
Namun, show must go on, karena antara dirinya dan PKB tidak ada titik temu. Lily sendiri, hingga detik ini tidak merasa apa yang dilakukannya bukan sebuah ‘kesalahan’. Apalagi untuk partai politik, yang menurut Lily menjadi bagian dari sistem pemerintahan yang korup. Dan karena itulah, Lily mengambil posisi untuk melawan partai dan sekaligus melawan pemerintah melalui jalur DPR.
Dampak Buruk
Sikap yang diambil itu, bukan tanpa risiko. Lily merasakan betapa banyak ketidakadilan yang dirasakannya. Terutama terlihat dari proses hukum yang dijalani bersama Effendi Choirie alias Gus Choi. Gugatan keduanya atas putusan PAW DPP PKB di PN Jakarta Pusat, dan ditangani oleh Hakim Syarifuddin (kini menjadi tahanan KPK), justru dikalahkan. Eksepsi PKB justru diterima oleh PN Jakpus.
Hal itu jelas merupakan pelanggaran yurisprudensi hukum. Karena dalam gugatan sebelumnya dalam kasus yang sama dan di pengadilan yang sama, PN Jakarta Pusat menolak eksepsi dari PKB, meski akhirnya Lily dan Gus Choi kalah ditingkat MA. “Ada permainan di sini. Jadi benar-benar sangat konspiratif pada gugatan DPP PKB atas pemecatan dan recall saya,” katanya. Kini Lily kembali menggugat lagi dengan materi yang sama.
Siapa yang berada di balik semua konspirasi ini? Lily menilai, orang-orang yang akan menggantikan posisinya dan Gus Choi, sebagai anggota DPR itu yang sedang ‘bermain’. Secara bercanda Lily mengatakan, dirinya mendengar penggantinya sudah menggelar selamatan, saat ada putusan sela PN Jakpus yang menguntungkan DPP PKB.
Semua hal yang dialaminya, tidak mengubah gaya Lily yang easy going dan suka bicara blak-blakan. Dirinya mengaku, jadi atau tidak jadi anggota DPR, tidak memiliki pengaruh signifikan dalam kehidupannya. “Secara ekonomi tetap fine, ha...ha...,” Lily tergelak.
Di DPR, yang dilakukan hanya memperjuangkan aspirasi pemilihnya. Dan bila itu dijegal, maka para penjegal itu justru melukai demokrasi. Betapa tidak, anggota DPR yang dipilih dengan suara rakyat, bisa dihabisi di tangan partai politik. Dan ini akan terus menjadi contoh buruk demokrasi secara nasional.
Dengan alasan itu jugalah, Lily memutuskan untuk tidak ‘meloncat’ ke partai lain, meski hampir seluruh partai menawarinya untuk bergabung. Kecuali Partai Demokrat tentunya. “Saya tidak cari makan di politik, saya bukan tipe kutu loncat. Hampir semua partai besar sudah meminang, kecuali Demokrat,” jelasnya sembari tersenyum.
Pekerjaan Rumah DPR
Meski demikian, Lily mengaku masih berharap DPR bisa berbuat yang terbaik untuk rakyat. Lily mengingatkan tiga fungsi DPR, legislatif, pengawasan dan bujeting. Ironisnya, selama ini Lily mengatahui fungsi bujeting dipenuhi dengan perilaku ‘sunat’ dana. “Departemen mana yang menggulirkan dana tapi tidak dipotong-potong, boleh cari, kalau perlu potong tangan saya,” tegasnya.
Hampir seluruh anggaran yang diajukan kementerian, jelasnya, pasti mendapatkan ‘sunatan’ sampai 30 persen, yang dinikmati oleh semua anggota fraksi di DPR. Kondisi itu, membuat Lily berharap KPK bisa menyelidikinya. Dengan catatan, KPK tidak tebang pilih. Sayang, KPK tidak menunjukkan itu dalam kasus bailout Bank Century. Sampai kini, KPK tidak menuntaskannya.
Hal itu wajar menurut Lily, karena sosok yang dianggap bermasalah dalam kasus korupsi, seperti Wakil Presiden Boediono saja, tetap melenggang jadi Wapres sampai sekarang. Dalam catatan Lily, pada tahun 2003, Boediono yang menjadi Menteri Keuangan Presiden Megawati Soekarnoputri, bermasalah Rp 2,2 triliun pajak Bank Mandiri.
Waktu menjadi Gubernur BI, negara dirugikan Rp 6,7 triliun. “Orang seperti ini, kok bisa jadi Wapres? Bagi saya dia kriminal,” kata Lily.
Dengan kondisi itulah, Lily ngotot untuk hak angket. Ironis, partai tidak mendukungnya, melainkan me-recall. Dalam kondisi itu, Lily mengaku masih menerima tuduhan keji, yakni menerima uang dari Partai Golkar untuk mengegolkan Hak Angket.
“Saya orang Islam, kalau ada yang menuduh saya, silahkan ambil Alquran dan sumpah di bawah Alquran. Orang yang bersalah, antara kami berdua akan tertabrak truk,” jelasnya. Lily mengharapkan, perjuangan menyuarakan kebenaran yang sudah dilakukannya, hendaknya diteruskan oleh politisi muda lain di Senayan. Selengkapnya...
Ditemui di ruang kerjanya, lantai 18 Nusantara I, Selasa (14/6) siang, Lily kelihatan sangat relaks. Dengan baju berwarna pink bermotif bunga, Lily baru saja menggelar rapat dengan dua tenaga ahlinya.
"Tidak ada yang berubah, semua sama. Saya tetap beraktivitas seperti biasa saja,” katanya mengawali pembicaraan.
Bunda, demikian anggota Komisi XI ini kerap disapa, menyadari posisinya yang akan di-PAW akan menyenangkan satu pihak, tapi membuat sedih pihak lainnya. Terutama orang-orang yang merasa diwakilinya. Apalagi selama ini, pendukung Lily di berbagai daerah terus berkomunikasi untuk mendiskusikan berbagai perkembangan politik di dalam maupun di luar negeri.
"Ada yang khawatir aspirasi mereka tidak terwadahi karena tidak ada saluran lain untuk itu,” katanya.
Namun, show must go on, karena antara dirinya dan PKB tidak ada titik temu. Lily sendiri, hingga detik ini tidak merasa apa yang dilakukannya bukan sebuah ‘kesalahan’. Apalagi untuk partai politik, yang menurut Lily menjadi bagian dari sistem pemerintahan yang korup. Dan karena itulah, Lily mengambil posisi untuk melawan partai dan sekaligus melawan pemerintah melalui jalur DPR.
Dampak Buruk
Sikap yang diambil itu, bukan tanpa risiko. Lily merasakan betapa banyak ketidakadilan yang dirasakannya. Terutama terlihat dari proses hukum yang dijalani bersama Effendi Choirie alias Gus Choi. Gugatan keduanya atas putusan PAW DPP PKB di PN Jakarta Pusat, dan ditangani oleh Hakim Syarifuddin (kini menjadi tahanan KPK), justru dikalahkan. Eksepsi PKB justru diterima oleh PN Jakpus.
Hal itu jelas merupakan pelanggaran yurisprudensi hukum. Karena dalam gugatan sebelumnya dalam kasus yang sama dan di pengadilan yang sama, PN Jakarta Pusat menolak eksepsi dari PKB, meski akhirnya Lily dan Gus Choi kalah ditingkat MA. “Ada permainan di sini. Jadi benar-benar sangat konspiratif pada gugatan DPP PKB atas pemecatan dan recall saya,” katanya. Kini Lily kembali menggugat lagi dengan materi yang sama.
Siapa yang berada di balik semua konspirasi ini? Lily menilai, orang-orang yang akan menggantikan posisinya dan Gus Choi, sebagai anggota DPR itu yang sedang ‘bermain’. Secara bercanda Lily mengatakan, dirinya mendengar penggantinya sudah menggelar selamatan, saat ada putusan sela PN Jakpus yang menguntungkan DPP PKB.
Semua hal yang dialaminya, tidak mengubah gaya Lily yang easy going dan suka bicara blak-blakan. Dirinya mengaku, jadi atau tidak jadi anggota DPR, tidak memiliki pengaruh signifikan dalam kehidupannya. “Secara ekonomi tetap fine, ha...ha...,” Lily tergelak.
Di DPR, yang dilakukan hanya memperjuangkan aspirasi pemilihnya. Dan bila itu dijegal, maka para penjegal itu justru melukai demokrasi. Betapa tidak, anggota DPR yang dipilih dengan suara rakyat, bisa dihabisi di tangan partai politik. Dan ini akan terus menjadi contoh buruk demokrasi secara nasional.
Dengan alasan itu jugalah, Lily memutuskan untuk tidak ‘meloncat’ ke partai lain, meski hampir seluruh partai menawarinya untuk bergabung. Kecuali Partai Demokrat tentunya. “Saya tidak cari makan di politik, saya bukan tipe kutu loncat. Hampir semua partai besar sudah meminang, kecuali Demokrat,” jelasnya sembari tersenyum.
Pekerjaan Rumah DPR
Meski demikian, Lily mengaku masih berharap DPR bisa berbuat yang terbaik untuk rakyat. Lily mengingatkan tiga fungsi DPR, legislatif, pengawasan dan bujeting. Ironisnya, selama ini Lily mengatahui fungsi bujeting dipenuhi dengan perilaku ‘sunat’ dana. “Departemen mana yang menggulirkan dana tapi tidak dipotong-potong, boleh cari, kalau perlu potong tangan saya,” tegasnya.
Hampir seluruh anggaran yang diajukan kementerian, jelasnya, pasti mendapatkan ‘sunatan’ sampai 30 persen, yang dinikmati oleh semua anggota fraksi di DPR. Kondisi itu, membuat Lily berharap KPK bisa menyelidikinya. Dengan catatan, KPK tidak tebang pilih. Sayang, KPK tidak menunjukkan itu dalam kasus bailout Bank Century. Sampai kini, KPK tidak menuntaskannya.
Hal itu wajar menurut Lily, karena sosok yang dianggap bermasalah dalam kasus korupsi, seperti Wakil Presiden Boediono saja, tetap melenggang jadi Wapres sampai sekarang. Dalam catatan Lily, pada tahun 2003, Boediono yang menjadi Menteri Keuangan Presiden Megawati Soekarnoputri, bermasalah Rp 2,2 triliun pajak Bank Mandiri.
Waktu menjadi Gubernur BI, negara dirugikan Rp 6,7 triliun. “Orang seperti ini, kok bisa jadi Wapres? Bagi saya dia kriminal,” kata Lily.
Dengan kondisi itulah, Lily ngotot untuk hak angket. Ironis, partai tidak mendukungnya, melainkan me-recall. Dalam kondisi itu, Lily mengaku masih menerima tuduhan keji, yakni menerima uang dari Partai Golkar untuk mengegolkan Hak Angket.
“Saya orang Islam, kalau ada yang menuduh saya, silahkan ambil Alquran dan sumpah di bawah Alquran. Orang yang bersalah, antara kami berdua akan tertabrak truk,” jelasnya. Lily mengharapkan, perjuangan menyuarakan kebenaran yang sudah dilakukannya, hendaknya diteruskan oleh politisi muda lain di Senayan. Selengkapnya...
13 Juni 2011
Idrus Marham Tak Mau Setengah-setengah
Jakarta: Mengejutkan. Itulah langkah yang ditempuh Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham. Mendadak, Kamis (9/6/2011), politisi muda berdarah Makassar ini mengumumkan pengunduran dirinya sebagai anggota DPR RI.
Pilihan politik mantan Ketua Pansus Century ini memang terdengar agak aneh. Bayangkan, selama ini banyak politisi justru berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan kursi empuknya di Senayan, meskipun sejatinya sudah tidak layak menjadi wakil rakyat.
Tetapi Idrus malah menempuh langkah sebaliknya. Padahal sejauh ini, mantan Ketua Umum DPP KNPI ini tidak pernah terdengar tersangkut masalah, baik dalam politik maupun hukum.
Tak pelak sejumlah spekulasi pun bermunculan. Ada yang mengatakan bahwa pilihan mundur dari DPR itu dilakukan Idrus karena bakal duduks ebagai salah satu menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Kebetulan isu reshuffle memang sudah lama berhembus.
Ada juga yang mengabarkan bahwa Idrus mundur lantaran mendapat tugas khusus dari ketua umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical), yang bakal maju sebagai capres pada 2014. Dan berbagai spekulasi lainnya.
Sejauh ini spekulasi tersebut memang belum bisa dibuktikan benar atau tidaknya. Tetapi sejumlah elit Partai Golkar berupaya memberikan penjelasan normatif, bahwa mundurnya Idrus semata-mata agar bisa lebih fokus menjalankan tugasnya sebagai Sekjen Partai Golkar.
Begitu pund engan Idrus sendiri juga punya alasan sama. "Setelah setahun menjadi Sekjen Golkar dan anggota DPR ternyata tidak bisa diam kan, perlu fokus dan serius," akunya saat jumpa pers di gedung DPR seusai pamitan kepada Ketua DPR Marzuki Alie, Kamis (9/6/2011).
Figur Idrus Marham bisa disebut sebagai simbol perubahan di Partai Golkar. Dirinya tercatat sebagai Sekjen pertama dari kalangan sipil. Sejak Golkar berdiri, Sekjen Golkar selalu berasal dari kalangan militer. Yang terakhir di era Jusuf Kalla, Sekjen Golkar juga dari kalangan militer yakni Soemarsono.
Langkah mundur dari keanggotaan DPR ini, juga menjadi contoh tauladan yang ditampilkan Idrus dalam berpolitik. "Kita tidak bisa setengah-setengah baik di DPR maupun di Sekjen. Maju total, di situ menjadi pengabdian kita," tegas mantan Ketua Umum DPP KNPI ini.
Dia mengaku setelah menjalani rangkap jabatan selama setahun terakhir ternyata tidak bisa berjalan efektif. Dia merasakan tidak bisa efektif menjalani dua pekerjaan dalam waktu bersamaan. "Jangan merasa bisa padahal tidak bisa, itu tidak efktif," cetusnya.
Karir Idrus di parlemen kali pertama ia mulai sejak Pemilu 1997. Ia mewakili utusan golongan sebagai Anggota MPR (1997-1999), anggota DPR/MPR 1999-2004, anggota DPR/MPR 2004-2009, serta anggota DPR/MPR 2009-2014.
Pria kelahiran Pinrang, Sulawesi Selatan, 14 Agustus 1962 ini hidupnya lekat dengan organisasi. Sejak tingkat sekolah menengah, ia aktif di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan berlanjut hingga masa kuliah. "Karakter saya adalah pergerakan dan perjuangan. Hal itu tercermin dalam organisasi," katanya.
Aktivitasnya yang beragam di organisasi mulai dari OSIS, Senat Mahasiswa, Dewan Mahasiwa, Pelajar Islam Indonesia (PII), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) serta Pergerakan Mahasiwa Islam Indonesia (PMII) ikut memperkaya pengalamannya.
Ditambah lagi kegiatannya di Generasi Muda Kosgoro, Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI), Ketua Umum Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Karang Taruna, Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) periode 2002-2005, serta Wakil Pemuda Dunia pada 2005.
Meski aktivis tulen, doktor bidang ilmu politik Universitas Gadjah Mada (UGM) ini tidak mengabaikan pendidikan. Hal ini terlihat dari prestasi yang dicapai di bidang akademik. Dia tercatat sebagai pelajar teladan sejak tingkat SD, SLTP, SLTA, hingga kuliah. Dia tercatat sebagai mahasiswa teladan dan sarjana terbaik di tingkat fakultas dan universitas di IAIN Walisongo, Semarang.
Alasan Idrus masuk dan terjun ke politik praktis tidak terlepas dari pandangannya bahwa perjuangan yang efektif yakni melalui jalur politik. Apalagi menurut Idrus, pasca-reformasi 1998, membuka peluang terhadap partai politik untuk melakukan perubahan melalui mekanisme legislatif.
Nama Idrus di parlemen juga cukup moncer. Saat Panitia Khusus Angket Century pada 2009-2010 lalu, dia membuktikan keraguan publik atas komitmennya mengungkap kasus Bank Century dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pansus Century.
Dalam berbagai kesempatan, Idrus kerap menekankan berpolitik jangan sampai melakukan pola intrik antara satu dengan lainnya. Idrus selalu menekankan berpolitik dengan ide, konsep dan fakta. Terjauhkan dari syak wasangka satu sama lain.
Selama menjadi anggota DPR, Idrus termasuk pelaku sejarah dalam perubahan sistem politik di Tanah Air. Di Partai Golkar, kini ia juga memimpin Tim Perubahan Paket UU Politik. Bagi Idrus pikiran dan ide yang tertuang dalam kebijakan merupakan bagian penting dalam perjuangannya. "Saya selalu bicara pada pikiran, pada penataan demokratisasi serta perubahan paradigma pembanguann. Jadi pikirkan dampaknya ke kebijakan," cetus Idrus.
Sosok pemikir memang identik dengan Idrus Marham. Jauh sebelum menjadi politisi, Idrus juga pernah berkarir sebagai dosen di sejumlah perguruan tinggi di Jakarta. Dia pernah menjadi dosen di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), Universitas Tarumanegara, STIE Jaya dan STMII Jakarta. Bahkan, Idrus juga pernah didaulat sebagai Pembantu Rektor III di Universitas Islam Attahiriyyah (Uniat), serta Sekretaris Umum Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam se-DKI Jakarta.
Di samping sebagai dosen, berbagai penelitian juga pernah Idrus lakukan baik secara pribadi maupun bersama rekan-rekannya. Tidak sekadar itu, Idrus juga menulis beberapa buku seperti "Pemuda dan Dinamika Kebangsaan", "Nyala Api Kebangsaan", "Agama dan Pembangunan" dan lain-lain.
Meski telah banyak hal yang ia lakukan di kancah politik, bukan berarti Idrus tak memiliki mimpi. Setidaknya hingga saat ini, ia memimpikan tradisi politik dan perdebatan di dalamnya diwanai dengan perdebatan konseptual. "Saat ini masih didominasi politik intrik," cetusnya.
Idrus yang memiliki motto hidup "Maju total atau mundur total" ini memiliki prinsip jika melakukan sesuatu tidak dengan cara setengah-setengah. Jejak rekam yang kompleks yang dimiliki Idrus menjadi modal penting kader NU ini berkiprah hingga kini dipercaya sebagai Sekjen Partai Golkar.
Jiwa pergerakan dan konseptor menjadi modal penting bagi Idrus duduk sebagai jajaran elit Partai Golkar. Tidak salah jika Idrus disebut sebagai politikus yang tidak pernah setengah-setengah. Selengkapnya...
Pilihan politik mantan Ketua Pansus Century ini memang terdengar agak aneh. Bayangkan, selama ini banyak politisi justru berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan kursi empuknya di Senayan, meskipun sejatinya sudah tidak layak menjadi wakil rakyat.
Tetapi Idrus malah menempuh langkah sebaliknya. Padahal sejauh ini, mantan Ketua Umum DPP KNPI ini tidak pernah terdengar tersangkut masalah, baik dalam politik maupun hukum.
Tak pelak sejumlah spekulasi pun bermunculan. Ada yang mengatakan bahwa pilihan mundur dari DPR itu dilakukan Idrus karena bakal duduks ebagai salah satu menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Kebetulan isu reshuffle memang sudah lama berhembus.
Ada juga yang mengabarkan bahwa Idrus mundur lantaran mendapat tugas khusus dari ketua umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical), yang bakal maju sebagai capres pada 2014. Dan berbagai spekulasi lainnya.
Sejauh ini spekulasi tersebut memang belum bisa dibuktikan benar atau tidaknya. Tetapi sejumlah elit Partai Golkar berupaya memberikan penjelasan normatif, bahwa mundurnya Idrus semata-mata agar bisa lebih fokus menjalankan tugasnya sebagai Sekjen Partai Golkar.
Begitu pund engan Idrus sendiri juga punya alasan sama. "Setelah setahun menjadi Sekjen Golkar dan anggota DPR ternyata tidak bisa diam kan, perlu fokus dan serius," akunya saat jumpa pers di gedung DPR seusai pamitan kepada Ketua DPR Marzuki Alie, Kamis (9/6/2011).
Figur Idrus Marham bisa disebut sebagai simbol perubahan di Partai Golkar. Dirinya tercatat sebagai Sekjen pertama dari kalangan sipil. Sejak Golkar berdiri, Sekjen Golkar selalu berasal dari kalangan militer. Yang terakhir di era Jusuf Kalla, Sekjen Golkar juga dari kalangan militer yakni Soemarsono.
Langkah mundur dari keanggotaan DPR ini, juga menjadi contoh tauladan yang ditampilkan Idrus dalam berpolitik. "Kita tidak bisa setengah-setengah baik di DPR maupun di Sekjen. Maju total, di situ menjadi pengabdian kita," tegas mantan Ketua Umum DPP KNPI ini.
Dia mengaku setelah menjalani rangkap jabatan selama setahun terakhir ternyata tidak bisa berjalan efektif. Dia merasakan tidak bisa efektif menjalani dua pekerjaan dalam waktu bersamaan. "Jangan merasa bisa padahal tidak bisa, itu tidak efktif," cetusnya.
Karir Idrus di parlemen kali pertama ia mulai sejak Pemilu 1997. Ia mewakili utusan golongan sebagai Anggota MPR (1997-1999), anggota DPR/MPR 1999-2004, anggota DPR/MPR 2004-2009, serta anggota DPR/MPR 2009-2014.
Pria kelahiran Pinrang, Sulawesi Selatan, 14 Agustus 1962 ini hidupnya lekat dengan organisasi. Sejak tingkat sekolah menengah, ia aktif di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan berlanjut hingga masa kuliah. "Karakter saya adalah pergerakan dan perjuangan. Hal itu tercermin dalam organisasi," katanya.
Aktivitasnya yang beragam di organisasi mulai dari OSIS, Senat Mahasiswa, Dewan Mahasiwa, Pelajar Islam Indonesia (PII), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) serta Pergerakan Mahasiwa Islam Indonesia (PMII) ikut memperkaya pengalamannya.
Ditambah lagi kegiatannya di Generasi Muda Kosgoro, Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI), Ketua Umum Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Karang Taruna, Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) periode 2002-2005, serta Wakil Pemuda Dunia pada 2005.
Meski aktivis tulen, doktor bidang ilmu politik Universitas Gadjah Mada (UGM) ini tidak mengabaikan pendidikan. Hal ini terlihat dari prestasi yang dicapai di bidang akademik. Dia tercatat sebagai pelajar teladan sejak tingkat SD, SLTP, SLTA, hingga kuliah. Dia tercatat sebagai mahasiswa teladan dan sarjana terbaik di tingkat fakultas dan universitas di IAIN Walisongo, Semarang.
Alasan Idrus masuk dan terjun ke politik praktis tidak terlepas dari pandangannya bahwa perjuangan yang efektif yakni melalui jalur politik. Apalagi menurut Idrus, pasca-reformasi 1998, membuka peluang terhadap partai politik untuk melakukan perubahan melalui mekanisme legislatif.
Nama Idrus di parlemen juga cukup moncer. Saat Panitia Khusus Angket Century pada 2009-2010 lalu, dia membuktikan keraguan publik atas komitmennya mengungkap kasus Bank Century dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pansus Century.
Dalam berbagai kesempatan, Idrus kerap menekankan berpolitik jangan sampai melakukan pola intrik antara satu dengan lainnya. Idrus selalu menekankan berpolitik dengan ide, konsep dan fakta. Terjauhkan dari syak wasangka satu sama lain.
Selama menjadi anggota DPR, Idrus termasuk pelaku sejarah dalam perubahan sistem politik di Tanah Air. Di Partai Golkar, kini ia juga memimpin Tim Perubahan Paket UU Politik. Bagi Idrus pikiran dan ide yang tertuang dalam kebijakan merupakan bagian penting dalam perjuangannya. "Saya selalu bicara pada pikiran, pada penataan demokratisasi serta perubahan paradigma pembanguann. Jadi pikirkan dampaknya ke kebijakan," cetus Idrus.
Sosok pemikir memang identik dengan Idrus Marham. Jauh sebelum menjadi politisi, Idrus juga pernah berkarir sebagai dosen di sejumlah perguruan tinggi di Jakarta. Dia pernah menjadi dosen di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), Universitas Tarumanegara, STIE Jaya dan STMII Jakarta. Bahkan, Idrus juga pernah didaulat sebagai Pembantu Rektor III di Universitas Islam Attahiriyyah (Uniat), serta Sekretaris Umum Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam se-DKI Jakarta.
Di samping sebagai dosen, berbagai penelitian juga pernah Idrus lakukan baik secara pribadi maupun bersama rekan-rekannya. Tidak sekadar itu, Idrus juga menulis beberapa buku seperti "Pemuda dan Dinamika Kebangsaan", "Nyala Api Kebangsaan", "Agama dan Pembangunan" dan lain-lain.
Meski telah banyak hal yang ia lakukan di kancah politik, bukan berarti Idrus tak memiliki mimpi. Setidaknya hingga saat ini, ia memimpikan tradisi politik dan perdebatan di dalamnya diwanai dengan perdebatan konseptual. "Saat ini masih didominasi politik intrik," cetusnya.
Idrus yang memiliki motto hidup "Maju total atau mundur total" ini memiliki prinsip jika melakukan sesuatu tidak dengan cara setengah-setengah. Jejak rekam yang kompleks yang dimiliki Idrus menjadi modal penting kader NU ini berkiprah hingga kini dipercaya sebagai Sekjen Partai Golkar.
Jiwa pergerakan dan konseptor menjadi modal penting bagi Idrus duduk sebagai jajaran elit Partai Golkar. Tidak salah jika Idrus disebut sebagai politikus yang tidak pernah setengah-setengah. Selengkapnya...
07 Juni 2011
Prof Akhmaloka, Antara Baca dan Temani Anak Shopping
Apa yang dilakukan Rektor ITB Prof Akhmaloka saat senggang? Ternyata pria kelahiran Cirebon 1 Februari 1961 itu sering menemai anak-anaknya berbelanja.
“Kalau ada waktu senggang, biasanya saat weekend, saya selalu menemani keluarga. Jalan-jalan, makan atau sekadar menemani anak-anak saya belanja,” terang Akhmaloka saat dihubungi, baru-baru ini.
Ayah dari dua orang putri yakni Andina Misana dan Fatioma Nur Misana itu kerap menemani keluarga saat senggang. Pengganti rektor ITB sebelumnya Djoko Santoso ini, merupakan sosok ayah yang sangat dekat dengan keluarga.
Selain menemani keluarga, waktu senggang suami dari Retno Widi Utami dimanfaatkan juga untuk menyalurkan hobinya membaca. Bagi anak kelima dari enam bersaudara, membaca menjadi alternatif yang dilakukannya di waktu-waktu kosong.
“Kalau sudah membaca, buku apapun bisa saya baca. Mulai dari komik, novel hingga bacaan berat. Semua saya lalap,” tutur pria yang menguasai bidang penelitian molecular biology of thermophilic bacteria dan molecular genetics analysis of a novel yeast translational factor.
Tugas sehari-hari Akhmaloka memang berat. Ia harus mampu memimpin tak kurang dari 1.100 dosen dan ribuan mahasiswa. Namun ia pun tak lupa akan tugasnya sebagai ayah dan kepala keluarga dengan memanfaatkan waktu senggangnya semaksimal mungkin.
Akhmaloka lulus dari ITB dengan gelar B.Sc pada 1985. Dekan FMIPA ITB periode 2006-2009 itu mendapatkan gelar Ph.D dari University of Kent at Canterbury, Inggris, pada 1991. Sementara gelar Dipl. Biotech didapatkan dari International Institute of Biotechnology, Inggris, pada tahun 1988.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Kimia ITB (2001-2005), Anggota Senat Akademik ITB (2002-2005), Tim Kurikulum, Departemen Kimia ITB (2002-2003), Anggota Tim Kurikulum FMIPA ITB (2002-2003) kemudian menjadi Dekan FMIPA ITB (2006-2009) dan menjadi Rektor ITB setelah dilantik pada 29 Januari 2010.
Akhmaloka sebelumnya menyatakan prioritas ke depan harus diberikan pada pengembangan kiprah ITB, baik tingkat lokal, nasional maupun internasional. Hal ini sesuai dengan visi dan misi ITB di area core competencies, yaitu di bidang akademik.
Sebagai konsekuensinya, pengembangan ITB diprioritaskan sebagai universitas riset dan inovasi dengan sistem manajemen terdesentralisasi, yang dilengkapi dengan monitoring kuat. Sehingga diharapkan akan membawa ITB menjadi institusi unggul kebanggaan dan menyenangkan bagi anggota komunitasnya. Selengkapnya...
“Kalau ada waktu senggang, biasanya saat weekend, saya selalu menemani keluarga. Jalan-jalan, makan atau sekadar menemani anak-anak saya belanja,” terang Akhmaloka saat dihubungi, baru-baru ini.
Ayah dari dua orang putri yakni Andina Misana dan Fatioma Nur Misana itu kerap menemani keluarga saat senggang. Pengganti rektor ITB sebelumnya Djoko Santoso ini, merupakan sosok ayah yang sangat dekat dengan keluarga.
Selain menemani keluarga, waktu senggang suami dari Retno Widi Utami dimanfaatkan juga untuk menyalurkan hobinya membaca. Bagi anak kelima dari enam bersaudara, membaca menjadi alternatif yang dilakukannya di waktu-waktu kosong.
“Kalau sudah membaca, buku apapun bisa saya baca. Mulai dari komik, novel hingga bacaan berat. Semua saya lalap,” tutur pria yang menguasai bidang penelitian molecular biology of thermophilic bacteria dan molecular genetics analysis of a novel yeast translational factor.
Tugas sehari-hari Akhmaloka memang berat. Ia harus mampu memimpin tak kurang dari 1.100 dosen dan ribuan mahasiswa. Namun ia pun tak lupa akan tugasnya sebagai ayah dan kepala keluarga dengan memanfaatkan waktu senggangnya semaksimal mungkin.
Akhmaloka lulus dari ITB dengan gelar B.Sc pada 1985. Dekan FMIPA ITB periode 2006-2009 itu mendapatkan gelar Ph.D dari University of Kent at Canterbury, Inggris, pada 1991. Sementara gelar Dipl. Biotech didapatkan dari International Institute of Biotechnology, Inggris, pada tahun 1988.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Kimia ITB (2001-2005), Anggota Senat Akademik ITB (2002-2005), Tim Kurikulum, Departemen Kimia ITB (2002-2003), Anggota Tim Kurikulum FMIPA ITB (2002-2003) kemudian menjadi Dekan FMIPA ITB (2006-2009) dan menjadi Rektor ITB setelah dilantik pada 29 Januari 2010.
Akhmaloka sebelumnya menyatakan prioritas ke depan harus diberikan pada pengembangan kiprah ITB, baik tingkat lokal, nasional maupun internasional. Hal ini sesuai dengan visi dan misi ITB di area core competencies, yaitu di bidang akademik.
Sebagai konsekuensinya, pengembangan ITB diprioritaskan sebagai universitas riset dan inovasi dengan sistem manajemen terdesentralisasi, yang dilengkapi dengan monitoring kuat. Sehingga diharapkan akan membawa ITB menjadi institusi unggul kebanggaan dan menyenangkan bagi anggota komunitasnya. Selengkapnya...
John Bryson di Tengah Tantangan Ekonomi Amerika
Presiden Barack Obama menambah satu lagi anggota tim ekonominya. Ia memilih seseorang dengan latar belakang luar biasa, John Bryson. Siapa dia?
“Dengan bangga saya mencalonkan John Bryson sebagai menteri perdagangan. Ia mengerti apa yang dibutuhkan Amerika untuk sukses dalam perekonomian abad ke-21. John akan menjadi bagian penting dari tim ekonomi saya,” demikian pernyataan Obama.
Peran Bryson amat penting, di tengah gencarnya perdagangan dunia yang secara perlahan namun pasti mulai dikuasai oleh China. Bryson memiliki pengetahuan dan pengalaman puluhan tahun di sektor publik dan swasta.
“John akan memberikan ide-ide berharga serta berinisiatif untuk memperkuat persaingan Amerika di seluruh dunia,” lanjut Presiden AS ke-44 itu.
Obama yakin, Bryson mampu memimpin kementerian perdagangan AS serta menciptakan lapangan pekerjaan, pertumbuhan ekonomi, pembangunan yang seimbang dan memperbaiki standar kehidupan Amerika.
Tugas berat sudah menanti Bryson di kementerian itu, jika parlemen menyetujui penunjukkan oleh Obama ini. Ia harus berada di belakang kemudi yang mengendalikan kompetisi perdagangan global Amerika.
Juga memperkuat posisi ekonomi Amerika secara internasional dan memfasilitasi perdagangan global dengan membuka pasar baru bagi AS. Bryson harus meneruskan misi Obama untuk menggandakan ekspor Amerika yang bisa membuka lapangan pekerjaan.
Sebelumnya, Bryson adalah direktur dan CEO Edison International, perusahaan induk Southern California Edison dan Edison Mission Group. Ia menjabatnya pada 1990 hingga 2008. Ia juga sempat menjadi direktur di Boeing Company, Walt Disney Company dan Coda Automotive, Inc.
Pria lulusan Cleveland High School di Oregon ini juga penasihat senior KKR. Ia pernah menjadi ketua dewan direksi BrightSource Energy, Public Policy Institute of California (PPIC). Selain anggota Board of Overseers Keck School of Medicine of the University of Southern California (USC).
Jabatan mengagumkan lainnya adalah wakil direktur Pacific Council on International Policy (PCIP). Ia juga anggota dewan kehormatan California Institute of Technology dan pernah menjadi direktur di California Endowment dan W. M. Keck Foundation.
Bryson juga pernah menjejakkan kakinya ke dunia perbankan dnegan menjadi anggota dewan penasihat Deutsche Bank Americas. Ia juga aktif di sejumlah dewan pendidikan atau lingkungan hidup lainnya. Misalnya dengan menjadi direktur California Business Roundtable.
Petualangan eksekutif Bryson tak hanya itu. Ia pernah menjabat sebagai wakil direktur Electric Drive Transportation Association (EDTA), anggota dewan kehormatan Stanford University. Kemudian juga anggota penasihat Sekjen PBB dalam Advisory Group on Energy and Climate Change (AGECC).
Lulusan Stanford University dan Yale Law School ini pernah menjadi presiden California Public Utilities Commission, ketua dewan California State Water Resources Control dan menjadi anggota dewan Foreign Relations.
Di awal mula karirnya, ia merupakan pendiri dan pengacara untuk Natural Resources Defense Council (NRDC), sebuah kelompok lingkungan hidup nasional dan internasional. Pengumuman Bryson sebagai calon menteri perdagangan AS disampaikan pada 31 Mei 2011 lalu. Selengkapnya...
“Dengan bangga saya mencalonkan John Bryson sebagai menteri perdagangan. Ia mengerti apa yang dibutuhkan Amerika untuk sukses dalam perekonomian abad ke-21. John akan menjadi bagian penting dari tim ekonomi saya,” demikian pernyataan Obama.
Peran Bryson amat penting, di tengah gencarnya perdagangan dunia yang secara perlahan namun pasti mulai dikuasai oleh China. Bryson memiliki pengetahuan dan pengalaman puluhan tahun di sektor publik dan swasta.
“John akan memberikan ide-ide berharga serta berinisiatif untuk memperkuat persaingan Amerika di seluruh dunia,” lanjut Presiden AS ke-44 itu.
Obama yakin, Bryson mampu memimpin kementerian perdagangan AS serta menciptakan lapangan pekerjaan, pertumbuhan ekonomi, pembangunan yang seimbang dan memperbaiki standar kehidupan Amerika.
Tugas berat sudah menanti Bryson di kementerian itu, jika parlemen menyetujui penunjukkan oleh Obama ini. Ia harus berada di belakang kemudi yang mengendalikan kompetisi perdagangan global Amerika.
Juga memperkuat posisi ekonomi Amerika secara internasional dan memfasilitasi perdagangan global dengan membuka pasar baru bagi AS. Bryson harus meneruskan misi Obama untuk menggandakan ekspor Amerika yang bisa membuka lapangan pekerjaan.
Sebelumnya, Bryson adalah direktur dan CEO Edison International, perusahaan induk Southern California Edison dan Edison Mission Group. Ia menjabatnya pada 1990 hingga 2008. Ia juga sempat menjadi direktur di Boeing Company, Walt Disney Company dan Coda Automotive, Inc.
Pria lulusan Cleveland High School di Oregon ini juga penasihat senior KKR. Ia pernah menjadi ketua dewan direksi BrightSource Energy, Public Policy Institute of California (PPIC). Selain anggota Board of Overseers Keck School of Medicine of the University of Southern California (USC).
Jabatan mengagumkan lainnya adalah wakil direktur Pacific Council on International Policy (PCIP). Ia juga anggota dewan kehormatan California Institute of Technology dan pernah menjadi direktur di California Endowment dan W. M. Keck Foundation.
Bryson juga pernah menjejakkan kakinya ke dunia perbankan dnegan menjadi anggota dewan penasihat Deutsche Bank Americas. Ia juga aktif di sejumlah dewan pendidikan atau lingkungan hidup lainnya. Misalnya dengan menjadi direktur California Business Roundtable.
Petualangan eksekutif Bryson tak hanya itu. Ia pernah menjabat sebagai wakil direktur Electric Drive Transportation Association (EDTA), anggota dewan kehormatan Stanford University. Kemudian juga anggota penasihat Sekjen PBB dalam Advisory Group on Energy and Climate Change (AGECC).
Lulusan Stanford University dan Yale Law School ini pernah menjadi presiden California Public Utilities Commission, ketua dewan California State Water Resources Control dan menjadi anggota dewan Foreign Relations.
Di awal mula karirnya, ia merupakan pendiri dan pengacara untuk Natural Resources Defense Council (NRDC), sebuah kelompok lingkungan hidup nasional dan internasional. Pengumuman Bryson sebagai calon menteri perdagangan AS disampaikan pada 31 Mei 2011 lalu. Selengkapnya...
Tony Fernandes , CEO AirAsia dan Orang Terkreatif Dunia
Majalah bisnis berbasis di New York, Fast Company, menobatkan Tony Fernandes sebagai salah satu orang terkreatif di dunia bisnis pada tahun ini. Fernandes merupakan pemilik dan chief executive officer (CEO) maskapai rendah biaya asal Malaysia, AirAsia, serta pemilik konglomerasi bisnis Tune Group.
Fernandes yang juga memiliki tim balap Lotus, juga satu-satunya orang Asia Tenggara yang masuk dalam daftar ini.
Fast Company, seperti dikutip The Star, Selasa 7 Juni 2011, menyatakan, Fernandes sebagai pebisnis memiliki misi yang sangat sederhana: Melayani yang belum terlayani. Sejak 2001, dia telah menerbangkan lebih dari 100 juta penumpang, banyak di antara mereka sebelumnya tidak mampu terbang.
Fernandes juga memanfaatkan website AirAsia sebagai platform usaha yang lain seperti, Tune Hotels (hotel berbiaya rendah), Tune Talk (telepon selular), Tune Money (asuransi dan kartu Visa pra-bayar), serta Tune Tone (film dan musik).
“Kreativitas adalah sesuatu yang tidak dapat diprediksi," kata editor majalah Fast Company, Robert Safian. “Pencarian ide baru terkadang menimbulkan rasa takut apakah ide tersebut benar atau tidak, bisa terlaksana atau tidak."
Dalam pemilihan 100 orang terkreatif di dunia, Fast Company menetapkan nama yang sama sekali berbeda dengan tahun sebelumnya. "Walaupun begitu, kami tetap menemukan ratusan kandidat yang sangat memberikan inspirasi,” tuturnya.
Berada di urutan pertama adalah Wadah Khanfar, managing director Al Jazeera. Disusul Scott Forstall, senior vice president software iPhone Apple, serta Yuri Milner, investor asal Rusia.
Peringkat keempat ditempati Jack Dorsey, executive chairman Twitter, dan di peringkat kelima Sebastian Thrun, peneliti di Google.
Selain Fernandes yang berada di peringkat ke-52, mereka yang masuk dalam daftar tersebut adalah pembawa acara terkemuka Oprah Winfrey (peringkat 12), Product Chief Facebook, Chris Cox (peringkat 21), Blogger dari China, Han Han (peringkat 25), dan penyanyi Bruno Mars (peringkat 48).
"Saya adalah pemimpi, dan mimpi ini mendorong semangat kreativitas,” kata Fernandes dalam keterangan tertulis Selasa. Selengkapnya...
Fernandes yang juga memiliki tim balap Lotus, juga satu-satunya orang Asia Tenggara yang masuk dalam daftar ini.
Fast Company, seperti dikutip The Star, Selasa 7 Juni 2011, menyatakan, Fernandes sebagai pebisnis memiliki misi yang sangat sederhana: Melayani yang belum terlayani. Sejak 2001, dia telah menerbangkan lebih dari 100 juta penumpang, banyak di antara mereka sebelumnya tidak mampu terbang.
Fernandes juga memanfaatkan website AirAsia sebagai platform usaha yang lain seperti, Tune Hotels (hotel berbiaya rendah), Tune Talk (telepon selular), Tune Money (asuransi dan kartu Visa pra-bayar), serta Tune Tone (film dan musik).
“Kreativitas adalah sesuatu yang tidak dapat diprediksi," kata editor majalah Fast Company, Robert Safian. “Pencarian ide baru terkadang menimbulkan rasa takut apakah ide tersebut benar atau tidak, bisa terlaksana atau tidak."
Dalam pemilihan 100 orang terkreatif di dunia, Fast Company menetapkan nama yang sama sekali berbeda dengan tahun sebelumnya. "Walaupun begitu, kami tetap menemukan ratusan kandidat yang sangat memberikan inspirasi,” tuturnya.
Berada di urutan pertama adalah Wadah Khanfar, managing director Al Jazeera. Disusul Scott Forstall, senior vice president software iPhone Apple, serta Yuri Milner, investor asal Rusia.
Peringkat keempat ditempati Jack Dorsey, executive chairman Twitter, dan di peringkat kelima Sebastian Thrun, peneliti di Google.
Selain Fernandes yang berada di peringkat ke-52, mereka yang masuk dalam daftar tersebut adalah pembawa acara terkemuka Oprah Winfrey (peringkat 12), Product Chief Facebook, Chris Cox (peringkat 21), Blogger dari China, Han Han (peringkat 25), dan penyanyi Bruno Mars (peringkat 48).
"Saya adalah pemimpi, dan mimpi ini mendorong semangat kreativitas,” kata Fernandes dalam keterangan tertulis Selasa. Selengkapnya...
Aima Diaz di Ttitik Persimpangan
Berada di persimpangan dan bingung, itulah gambaran yang mungkin paling tepat untuk artis pendatang baru Aima Diaz. Saat ini ia harus menentukan pilihan karier dan masa depannya, antara bekerja sebagai orang kantoran atau menjalani dunia entertainment. Dan, ia memilih dua-duanya. Bingung apa maruk?
Aima mengaku, dunia entertainment dijajakinya semata untuk memenuhi hobi. Sedangkan, di sisi lain ia merasa harus menyenangkan orang tuanya yang ingin melihatnya sebagai perempuan kantoran.
"Awalnya kalau di dunia entertainment itu semua dari keisengan semata. Aku ketemu sama orang Trans TV dan coba-coba ikut casting, akhirnya dapet FTV. Setelah itu kok kayaknya makin menikmati. Ya udah akhirnya sampe sekarang deh menyukai dunia entertainment," ungkap pemilik nama asli Aima Mawaddah Warrahmah itu kepada detikhot di kediamannya di Apartemen Bellagio, Kuningan, Jakarta.
Gadis kelahiran Bandung, 9 Juni 1985 itu adalah karyawan di sebuah bank milik pemerintah daerah. Ia mulai terjun di dunia entertainment sejak 2006, dengan menjadi seorang model untuk berbagai acara peragaan busana di kota kelahirannya. Namun, semua itu hanya berjalan tak lebih dari satu tahun. Aima mencoba peruntungan baru dengan memasuki dunia akting. Debutnya adalah FTV 'Cinta Adisti' yang tayang di bioskop Trans TV.
Setelah itu, sejumlah judul film televisi pun ia bintangi, antara lain 'Sepasang Pinguin', 'Hantu Kepala Buntung', dan 'Pretty Boy'. Ia juga kerap tampil sebagai bintang tamu sitkom 'Suami-suami Takut Istri' dan 'Awas Ada Sule'. Sedangkan untuk sinetron, ia muncul di 'Cinta Fitri 3' dan 'Anugerah'.
"Aku sih lebih suka di sinetron. Meskipun dulu juga sempet ada tawaran untuk main film, tapi mungkin belum jodoh dan rezeki aku kali ya, jadi ya lewat aja begitu," ujarnya seraya tersenyum.
Perjuangan Aima untuk tetap bisa menjalani kedua profesinya itu tidak berjalan mulus tanpa hambatan. Salah satunya adalah tentangan dari kedua orangtuanya. Namun berkat kegigihan dan kerja kerasnya, ia mampu membuktikan kepada kedua orangnya kalau ia mampu menjalani kedua profesi yang kini ia sukai.
Bahkan, Aima sempat merasakan sakit yang cukup lama lantaran banyaknya aktivitas di dunia entertainment. Selama kurang lebih satu bulan ia harus terbaring lemah di kasur rumah sakit untuk proses penyembuhan dan pemulihan kondisi tubuhnya.
Pemilik tinggi badan 165 cm dan berat 48 kg itu memanfaatkan waktu rehatnya itu dengan baik. Aima yang saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Padjajaran Bandung itu juga sedang berusaha keras meraih gelar sarjananya.
"Aku sempat vakum kurang lebih setahun di dunia entertainment karena sakit. Sejak saat itulah aku mulai kerja kantoran dan sekaligus menyelesaikan skripsiku," jelasnya.
Kini sulung dari tiga bersaudara itu mengaku enjoy menjalani kedua profesinya berbarengan. Untuk itu, ia harus pandai-pandai membagi waktu. Demi melancarkan jalannya kedua aktivitas itu, ia punya kiat, yakni peduli dan memperhatikan secara ekstra terhadap makanan dan kondisi tubuhnya. Selengkapnya...
Aima mengaku, dunia entertainment dijajakinya semata untuk memenuhi hobi. Sedangkan, di sisi lain ia merasa harus menyenangkan orang tuanya yang ingin melihatnya sebagai perempuan kantoran.
"Awalnya kalau di dunia entertainment itu semua dari keisengan semata. Aku ketemu sama orang Trans TV dan coba-coba ikut casting, akhirnya dapet FTV. Setelah itu kok kayaknya makin menikmati. Ya udah akhirnya sampe sekarang deh menyukai dunia entertainment," ungkap pemilik nama asli Aima Mawaddah Warrahmah itu kepada detikhot di kediamannya di Apartemen Bellagio, Kuningan, Jakarta.
Gadis kelahiran Bandung, 9 Juni 1985 itu adalah karyawan di sebuah bank milik pemerintah daerah. Ia mulai terjun di dunia entertainment sejak 2006, dengan menjadi seorang model untuk berbagai acara peragaan busana di kota kelahirannya. Namun, semua itu hanya berjalan tak lebih dari satu tahun. Aima mencoba peruntungan baru dengan memasuki dunia akting. Debutnya adalah FTV 'Cinta Adisti' yang tayang di bioskop Trans TV.
Setelah itu, sejumlah judul film televisi pun ia bintangi, antara lain 'Sepasang Pinguin', 'Hantu Kepala Buntung', dan 'Pretty Boy'. Ia juga kerap tampil sebagai bintang tamu sitkom 'Suami-suami Takut Istri' dan 'Awas Ada Sule'. Sedangkan untuk sinetron, ia muncul di 'Cinta Fitri 3' dan 'Anugerah'.
"Aku sih lebih suka di sinetron. Meskipun dulu juga sempet ada tawaran untuk main film, tapi mungkin belum jodoh dan rezeki aku kali ya, jadi ya lewat aja begitu," ujarnya seraya tersenyum.
Perjuangan Aima untuk tetap bisa menjalani kedua profesinya itu tidak berjalan mulus tanpa hambatan. Salah satunya adalah tentangan dari kedua orangtuanya. Namun berkat kegigihan dan kerja kerasnya, ia mampu membuktikan kepada kedua orangnya kalau ia mampu menjalani kedua profesi yang kini ia sukai.
Bahkan, Aima sempat merasakan sakit yang cukup lama lantaran banyaknya aktivitas di dunia entertainment. Selama kurang lebih satu bulan ia harus terbaring lemah di kasur rumah sakit untuk proses penyembuhan dan pemulihan kondisi tubuhnya.
Pemilik tinggi badan 165 cm dan berat 48 kg itu memanfaatkan waktu rehatnya itu dengan baik. Aima yang saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Padjajaran Bandung itu juga sedang berusaha keras meraih gelar sarjananya.
"Aku sempat vakum kurang lebih setahun di dunia entertainment karena sakit. Sejak saat itulah aku mulai kerja kantoran dan sekaligus menyelesaikan skripsiku," jelasnya.
Kini sulung dari tiga bersaudara itu mengaku enjoy menjalani kedua profesinya berbarengan. Untuk itu, ia harus pandai-pandai membagi waktu. Demi melancarkan jalannya kedua aktivitas itu, ia punya kiat, yakni peduli dan memperhatikan secara ekstra terhadap makanan dan kondisi tubuhnya. Selengkapnya...
25 Mei 2011
Sandiaga Uno Bidik Bisnis Burung Besi
Darah bisnis yang mengalir di tubuh pengusaha muda ini masih meletup penuh semangat. Apalagi melihat peluang menarik di industri penerbangan. Tak heran, bila kesempatan ini tidak disia-siakan.
“Kami tertarik masuk bisnis penerbangan melihat potensi bisnis penerbangan Indonesia yang besar,” ujar Sandiaga Uno, salah satu pendiri perusahaan investasi Saratoga Capital, baru-baru ini.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akan tinggi turut mendongkrak kenaikan pendapatan masyarakat. Hal itu membuat masyarakat kelas menengah mencari alternatif transportasi penerbangan untuk tujuan pariwisata dan lain, "Ekonomi naik, kelas menengah tercipta, dan kelas menengah menuntut untuk transportasi nyaman untuk pariwisata," katanya dengan mantap.
Seperti diketahui, PT Saratoga Capital yang didirikan bersama Edwin Soeryadjaya pada 1998, dan selama ini bergerak di sektor sumber daya alam, akan menguasai saham PT Mandala Airlines sebesar 51%. Sementara Tiger Airways, maskapai bertarif murah asal Singapura, akan menguasai 33%, dan 16% akan dimiliki oleh kreditur Mandala.
Pihaknya pun akan menyiapkan minimal dana internal sebesar US$20 juta untuk mengembangkan PT Mandala Airlines. "Sedikitnya butuh dana minimal US$20 juta. Industri padat modal kita harus siap, dan Saratoga siap mengembangkan PT Mandala Airlines," papar ayah dua anak ini.
Pria kelahiran Pekanbaru, Riau 28 Juni 1969 ini menuturkan, dana tersebut akan digunakan untuk mengadakan minimal 10 pesawat oleh pemegang saham baru. Karena sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009, mulai 2012 seluruh maskapai berjadwal yang beroperasi di Indonesia harus mengoperasikan minimal 10 pesawat dengan lima di antaranya berstatus milik dan lima lainnya sewa.
“Untuk membeli satu pesawat dibutuhkan dana sebesar US$3 juta, dan kalau sewa sekitar 20% dari US$3 juta per tahunnya," jelasnya. enurutnya, restrukrisasi Mandala paling cepat membutuhkan waktu tiga tahun.
Ini berarti, PT Mandala Airlines dapat kembali menjalankan penerbangan pada Juni 2011. "Berdasarkan pengalaman kita restrukturisasi membutuhkan waktu paling cepat tiga tahun. Dengan Tiger Airways sebagai mitra kita diharapkan dapat menjadi pelengkap," ujar Sandiaga penuh percaya diri.
Sandiaga mendapat gelar Bachelor of Business Administration dengan predikat summa cum laude dari Wichita State University pada 1990. Dua tahun kemudian, ia berhasil meraih gelar Masters of Business Administration dari George Washington University.
Saat ini Sandiaga menjabat sebagai CEO Saratoga Capital dan juga pimpinan di beberapa perusahaan seperti PT Adaro Energy Tbk, perusahaan tambang batu bara terbesar Indonesia, PT Tower Bersama Infrastruktur Group Tbk., perusahaan penyedia menara telekomunikasi dan salah satu pendiri PT. Recapital Advisors, perusahaan pengelola aset yang didirikan pada 1997 bersama Rosan Roeslani.
Sandiaga juga menjabat sebagai anggota KEN (Komite Ekonomi Nasional) dan bendahara ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia). Sandiaga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2005-2008. Sejak 2004 sampai September 2010 ia aktif di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), terakhir sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi. Selengkapnya...
“Kami tertarik masuk bisnis penerbangan melihat potensi bisnis penerbangan Indonesia yang besar,” ujar Sandiaga Uno, salah satu pendiri perusahaan investasi Saratoga Capital, baru-baru ini.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akan tinggi turut mendongkrak kenaikan pendapatan masyarakat. Hal itu membuat masyarakat kelas menengah mencari alternatif transportasi penerbangan untuk tujuan pariwisata dan lain, "Ekonomi naik, kelas menengah tercipta, dan kelas menengah menuntut untuk transportasi nyaman untuk pariwisata," katanya dengan mantap.
Seperti diketahui, PT Saratoga Capital yang didirikan bersama Edwin Soeryadjaya pada 1998, dan selama ini bergerak di sektor sumber daya alam, akan menguasai saham PT Mandala Airlines sebesar 51%. Sementara Tiger Airways, maskapai bertarif murah asal Singapura, akan menguasai 33%, dan 16% akan dimiliki oleh kreditur Mandala.
Pihaknya pun akan menyiapkan minimal dana internal sebesar US$20 juta untuk mengembangkan PT Mandala Airlines. "Sedikitnya butuh dana minimal US$20 juta. Industri padat modal kita harus siap, dan Saratoga siap mengembangkan PT Mandala Airlines," papar ayah dua anak ini.
Pria kelahiran Pekanbaru, Riau 28 Juni 1969 ini menuturkan, dana tersebut akan digunakan untuk mengadakan minimal 10 pesawat oleh pemegang saham baru. Karena sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009, mulai 2012 seluruh maskapai berjadwal yang beroperasi di Indonesia harus mengoperasikan minimal 10 pesawat dengan lima di antaranya berstatus milik dan lima lainnya sewa.
“Untuk membeli satu pesawat dibutuhkan dana sebesar US$3 juta, dan kalau sewa sekitar 20% dari US$3 juta per tahunnya," jelasnya. enurutnya, restrukrisasi Mandala paling cepat membutuhkan waktu tiga tahun.
Ini berarti, PT Mandala Airlines dapat kembali menjalankan penerbangan pada Juni 2011. "Berdasarkan pengalaman kita restrukturisasi membutuhkan waktu paling cepat tiga tahun. Dengan Tiger Airways sebagai mitra kita diharapkan dapat menjadi pelengkap," ujar Sandiaga penuh percaya diri.
Sandiaga mendapat gelar Bachelor of Business Administration dengan predikat summa cum laude dari Wichita State University pada 1990. Dua tahun kemudian, ia berhasil meraih gelar Masters of Business Administration dari George Washington University.
Saat ini Sandiaga menjabat sebagai CEO Saratoga Capital dan juga pimpinan di beberapa perusahaan seperti PT Adaro Energy Tbk, perusahaan tambang batu bara terbesar Indonesia, PT Tower Bersama Infrastruktur Group Tbk., perusahaan penyedia menara telekomunikasi dan salah satu pendiri PT. Recapital Advisors, perusahaan pengelola aset yang didirikan pada 1997 bersama Rosan Roeslani.
Sandiaga juga menjabat sebagai anggota KEN (Komite Ekonomi Nasional) dan bendahara ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia). Sandiaga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2005-2008. Sejak 2004 sampai September 2010 ia aktif di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), terakhir sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi. Selengkapnya...
Janadri M Gaffar, Sosok Terbuka itu Kini Lebih Memilih Diam
Senyuman khas selalu melekat pada Sekretaris Jendral Mahkamah Konstitusi (MK) Janedjri M Gaffar ketika menyapa wartawan. Tapi kali ini pria berperawakan tinggi dan tegap itu terkesan lebih tertutup.
Sekjen MK yang berkantor di Jl Medan Merdeka Barat No 6 Jakarta Pusat ini selama ini terkenal sering bergurau ataupun sharing dengan teman-teman wartawan ketika menemuinya di ruangannya. Ia juga kerap menyediakan waktu kepada wartawan ketika diminta konfirmasi pemberitaan yang menyangkut Mahkamah Konstitusi.
Namun, akhir-akhir ini pria kelahiran,Yogyakarta 25 Oktober 1963 itu enggan komentar apapun terkait kasus yang diungkapkan Ketua MK Mahfud MD yaitu pemberian uang persahabatan dari Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin kepada Janedjri. Uang tersebut kemudian dikembalikan kepada sang pemberinya.
“Saya mohon teman-teman kalau mau meng-quote itu pernyataan saya kemudian diberitakan yang utuh jangan sepengal-sepenggal,” ucap pria lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret, Surakarta itu.
Mungkin itulah sebentuk curahan hati Janedri menanggapi aksi wartawan yang mencecar pertanyaan seputar pemberitaan tentang dirinya akhir-akhir ini. “Jangan pula ditafsirkan, mohon itu hak saya. Bukannya saya menuduh, hanya ini menceritakan pengalaman saya, pernah mengalami seperti itu,” ucap pria dua anak ini.
Pria yang biasanya terbuka kepada wartawan ini, kini memilih untuk diam ketika kasus Nazarudin menyeret namanya. “Saya seharusnya banyak diam. Yang mengeluarkan statemen sebaiknya bapak ketua (Ketua MK) dan presiden,” ucapnya.
Janedri memulai kariernya sebagai Pegawai Negeri Sipil Biro Majelis Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1989. Karirnya melonjak tajam dan pernah menerima penghargaan Satya Lencana 10 (1999) dan Satya Lencana (2008),
”Saya pun diberikan amanah sebagai Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MK periode Agustus 2003- Januari 2004,” kata pria lulusan SMA Negeri 1, Madiun. Kemudian, tak lama berselang, pada 1990, Janedjri menjabat sebagai Pjs Kepala Subbagian Lisdata Bagian Pertahanan dan Keamanan Biro Majelis MPR.
“Setelah lima tahun, saya diangkat menjadi Kepala Bagian Pertahanan dan Keamanan Biro Majelis MPR,“ tuturnya. Ia pun mengaku pernah menjadi Wisudawan Terbaik (sistem strata) FISIP Universitas Sebelas Maret angkatan XXV periode 1987.
Ia juga pernah menduduki posisi sebagai Tenaga Pengkaji Kemajelisan Bidang GBHN Biro Majelis MPR dan Pada 2001 resmi menjabat sebagai Kepala Pusat Pengkajian Kemajelisan MPR. Saat Mahkamah Konstitusi berdiri pada 13 Agustus 2003. Pada 19 Agustus 2004, Janedjri resmi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal MK RI hingga sekarang.
Mengenai pendidikan, Janedri lulus di SD Angkasa Iswahyudi, di Madiun, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Masopati di Madiun dan lulusan SMA Negeri 1, Madiun. Kemudian Janed, melanjutkan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Tidak puas dengan pendidikannya sampai S1, Janed pun melanjutkan mengambil Program Pascasarjana Ilmu Administrasi Kekhususan Administrasi dan Kebijakan Publik Universitas Indonesia, Depok. Terakhir, ia mengambil program doktoral S3, Ilmu Hukum, Universitas Diponegoro, Semarang. Selengkapnya...
Sekjen MK yang berkantor di Jl Medan Merdeka Barat No 6 Jakarta Pusat ini selama ini terkenal sering bergurau ataupun sharing dengan teman-teman wartawan ketika menemuinya di ruangannya. Ia juga kerap menyediakan waktu kepada wartawan ketika diminta konfirmasi pemberitaan yang menyangkut Mahkamah Konstitusi.
Namun, akhir-akhir ini pria kelahiran,Yogyakarta 25 Oktober 1963 itu enggan komentar apapun terkait kasus yang diungkapkan Ketua MK Mahfud MD yaitu pemberian uang persahabatan dari Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin kepada Janedjri. Uang tersebut kemudian dikembalikan kepada sang pemberinya.
“Saya mohon teman-teman kalau mau meng-quote itu pernyataan saya kemudian diberitakan yang utuh jangan sepengal-sepenggal,” ucap pria lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret, Surakarta itu.
Mungkin itulah sebentuk curahan hati Janedri menanggapi aksi wartawan yang mencecar pertanyaan seputar pemberitaan tentang dirinya akhir-akhir ini. “Jangan pula ditafsirkan, mohon itu hak saya. Bukannya saya menuduh, hanya ini menceritakan pengalaman saya, pernah mengalami seperti itu,” ucap pria dua anak ini.
Pria yang biasanya terbuka kepada wartawan ini, kini memilih untuk diam ketika kasus Nazarudin menyeret namanya. “Saya seharusnya banyak diam. Yang mengeluarkan statemen sebaiknya bapak ketua (Ketua MK) dan presiden,” ucapnya.
Janedri memulai kariernya sebagai Pegawai Negeri Sipil Biro Majelis Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1989. Karirnya melonjak tajam dan pernah menerima penghargaan Satya Lencana 10 (1999) dan Satya Lencana (2008),
”Saya pun diberikan amanah sebagai Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MK periode Agustus 2003- Januari 2004,” kata pria lulusan SMA Negeri 1, Madiun. Kemudian, tak lama berselang, pada 1990, Janedjri menjabat sebagai Pjs Kepala Subbagian Lisdata Bagian Pertahanan dan Keamanan Biro Majelis MPR.
“Setelah lima tahun, saya diangkat menjadi Kepala Bagian Pertahanan dan Keamanan Biro Majelis MPR,“ tuturnya. Ia pun mengaku pernah menjadi Wisudawan Terbaik (sistem strata) FISIP Universitas Sebelas Maret angkatan XXV periode 1987.
Ia juga pernah menduduki posisi sebagai Tenaga Pengkaji Kemajelisan Bidang GBHN Biro Majelis MPR dan Pada 2001 resmi menjabat sebagai Kepala Pusat Pengkajian Kemajelisan MPR. Saat Mahkamah Konstitusi berdiri pada 13 Agustus 2003. Pada 19 Agustus 2004, Janedjri resmi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal MK RI hingga sekarang.
Mengenai pendidikan, Janedri lulus di SD Angkasa Iswahyudi, di Madiun, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Masopati di Madiun dan lulusan SMA Negeri 1, Madiun. Kemudian Janed, melanjutkan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Tidak puas dengan pendidikannya sampai S1, Janed pun melanjutkan mengambil Program Pascasarjana Ilmu Administrasi Kekhususan Administrasi dan Kebijakan Publik Universitas Indonesia, Depok. Terakhir, ia mengambil program doktoral S3, Ilmu Hukum, Universitas Diponegoro, Semarang. Selengkapnya...
24 Mei 2011
Sir Alex Ferguson , Manajer Terbaik 2011
Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson terpilih sebagai Manajer Tahun Ini oleh Asosiasi Manajer Liga (LMA), Senin 23 Mei 2011 atau Selasa dini hari WIB. Ini merupakan ketiga kalinya Fergie--sapaan Ferguson--berhasil menyabet gelar dari perkumpulan sesama manajer klub tersebut.
Fergie yang membawa 12 dari 19 gelar Liga Inggris untuk MU juga diberi penghargaan lain yakni LMA Special Merit Award. Namun, dia tidak hadir dalam acara penyerahan gelar tersebut. Pria asal Skotlandia ini lebih memilih menyaksikan final leg kedua FA Youth Cup yang mempertemukan MU dengan Sheffield United di Old Trafford.
Telewicara pun dilakukan lewat sambungan video langsung dari Old Trafford untuk menanyakan kesan-kesan Fergie."Saya sungguh berterima kasih bisa disebut sebagai LMA Manajer Terbaik Tahun ini dan mendapat LMA Special Merit Award," kata Fergie seperti dilansir ESPN.
"Tahun ini menjadi musim Barclays Premier League yang sangat kompetitif. Saya ingin memberi selamat pada para manajer lain, baik di Liga Utama maupun seluruh divisi yang ada."
Atas penghargaan ini, ucapan selamat untuk Fergie datang dari Ketua LMA Howard Wilkinson dan Ketua Eksekutif Richard Bevan. Menurut Wilkinson, Fergie layak diberi penghargaan tersebut mengingat kejeniusannya dalam mengatasi momen kritis di musim 2010-11.
"Bukan hanya rentang waktu lama (yang didekasikan) di salah satu klub terbesar di dunia. Tapi konsistensinya menghantar kesuksesan di lebih dari 35 tahun di manajemen sepakbola," kata Wilkinson.
"Atas nama LMA, saya doakan agar Sir Alex dan pemain-pemain Manchester United meraih hasil terbaik di Final Liga Champions pekan ini di Wembley. Akan jadi momen luar biasa jika mereka bisa mengangkat trofi juara di rumah dari sepakbola Inggris," tambah Bevan. Selengkapnya...
Fergie yang membawa 12 dari 19 gelar Liga Inggris untuk MU juga diberi penghargaan lain yakni LMA Special Merit Award. Namun, dia tidak hadir dalam acara penyerahan gelar tersebut. Pria asal Skotlandia ini lebih memilih menyaksikan final leg kedua FA Youth Cup yang mempertemukan MU dengan Sheffield United di Old Trafford.
Telewicara pun dilakukan lewat sambungan video langsung dari Old Trafford untuk menanyakan kesan-kesan Fergie."Saya sungguh berterima kasih bisa disebut sebagai LMA Manajer Terbaik Tahun ini dan mendapat LMA Special Merit Award," kata Fergie seperti dilansir ESPN.
"Tahun ini menjadi musim Barclays Premier League yang sangat kompetitif. Saya ingin memberi selamat pada para manajer lain, baik di Liga Utama maupun seluruh divisi yang ada."
Atas penghargaan ini, ucapan selamat untuk Fergie datang dari Ketua LMA Howard Wilkinson dan Ketua Eksekutif Richard Bevan. Menurut Wilkinson, Fergie layak diberi penghargaan tersebut mengingat kejeniusannya dalam mengatasi momen kritis di musim 2010-11.
"Bukan hanya rentang waktu lama (yang didekasikan) di salah satu klub terbesar di dunia. Tapi konsistensinya menghantar kesuksesan di lebih dari 35 tahun di manajemen sepakbola," kata Wilkinson.
"Atas nama LMA, saya doakan agar Sir Alex dan pemain-pemain Manchester United meraih hasil terbaik di Final Liga Champions pekan ini di Wembley. Akan jadi momen luar biasa jika mereka bisa mengangkat trofi juara di rumah dari sepakbola Inggris," tambah Bevan. Selengkapnya...
23 Mei 2011
Christine Lagardem Perempuan Calon Kuat Pengganti Strauss-Kahn
Dana Moneter Internasional (IMF) tengah mencari pengganti Dominique Strauss-Kahn yang mengundurkan diri pekan lalu dari jabatannya sebagai direktur pelaksana. Nama-nama calon penggantinya pun bermunculan. Salah satu yang dijagokan adalah Menteri Keuangan Prancis, Christine Lagarde.
Lagarde digambarkan oleh pengagumnya sebagai "rock star" dalam dunia keuangan. Sosoknya mungkin bisa menyelamatkan reputasi negaranya akibat skandal Strauss dan mengisi jabatan di IMF.
Lalu, mengapa ia menjadi kandidat paling favorit?
Menurut laman The Telegraph, ia dikenal memiliki karakter serius dan pekerja keras, namun juga menarik. Ia juga banyak dipuji, baik di dalam dan luar negeri dalam penanganannya pada krisis ekonomi. Bahasa Inggrisnya sempurna dan menghabiskan sebagian besar kariernya sebagai pengacara di Amerika Serikat.
Keunggulan Lagarde yang menjadi menteri keuangan Prancis sejak 2007 itu adalah ia kandidat yang diterima di kedua sisi Atlantik. Setelah memperoleh gelar sarjana hukum, Lagarde bergabung dengan firma hukum Amerika, Baker dan McKenzie, yang pertama di Paris. Lalu, ia ke Chicago, dan mulai meniti jabatan sebagai direktur perusahaan. Ia tetap di Amerika selama 25 tahun dan nyaman di Wall Street.
Dominique Carreau, profesor hukum ekonomi internasional dan penulis beberapa buku tentang IMF menggambarkan Lagarde sosok yang luar biasa. "Ia juga seorang perempuan dan itu penting. Karena tidak ada perempuan yang mengepalai organisasi seperti itu," katanya. "Ia hampir pasti mendapat dukungan dari Amerika, setelah tinggal di sana dalam waktu lama dan bekerja di salah satu firma hukum terbesar. Dia juga memiliki dukungan di tingkat Eropa."
Mantan Kepala Ekonom IMF, Kenneth S Rogoff, menilai Legarde sangat mengesankan. "Ia memiliki kepribadian yang kuat dan pintar dalam berpolitik," katanya kepada The New York Times. "Pada rapat di seluruh dunia, ia diperlakukan seperti bintang rock," ujarnya.
Namun, Lagarde memiliki beberapa hambatan untuk menduduki kursi petinggi IMF itu. Pertama, ia berasal dari Prancis. IMF mungkin tidak siap untuk menunjuk kembali orang Prancis setelah penangkapan Strauss-Khan. Alasan lainnya adalah ia tengah dalam penyelidikan.
Menteri ini terjebak dalam skandal misterius lebih dari 285 juta euro yang melibatkan tokoh kontroversial pendukung Nicolas Sarkozy, Bernard Tapie. Jaksa telah meminta penyelidikan penuh terhadap peranan Lagarde. Sulit bagi IMF untuk memilih sosok yang dapat menggelincirkan IMF kedua kalinya.
Apalagi, Presiden Prancis, Sarkozy kemungkinan tidak mau kehilangan salah satu pembantu yang paling populer, dihormati, dan menteri yang sukses.
IMF mengumumkan proses pencarian direktur baru itu akan berakhir hingga 30 Juni. Apakah itu Lagarde atau calon lain, akan diuji melalui sinyal terkait arah masa depan keuangan dunia.
Beberapa calon lainnya adalah mantan Menteri Keuangan Turki Kemal Dervis, Ekonom Jerman Klaus Regling, Menteri Keuangan Singapura Tharman Shanmugaratham, dan mantan Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown. Selengkapnya...
Lagarde digambarkan oleh pengagumnya sebagai "rock star" dalam dunia keuangan. Sosoknya mungkin bisa menyelamatkan reputasi negaranya akibat skandal Strauss dan mengisi jabatan di IMF.
Lalu, mengapa ia menjadi kandidat paling favorit?
Menurut laman The Telegraph, ia dikenal memiliki karakter serius dan pekerja keras, namun juga menarik. Ia juga banyak dipuji, baik di dalam dan luar negeri dalam penanganannya pada krisis ekonomi. Bahasa Inggrisnya sempurna dan menghabiskan sebagian besar kariernya sebagai pengacara di Amerika Serikat.
Keunggulan Lagarde yang menjadi menteri keuangan Prancis sejak 2007 itu adalah ia kandidat yang diterima di kedua sisi Atlantik. Setelah memperoleh gelar sarjana hukum, Lagarde bergabung dengan firma hukum Amerika, Baker dan McKenzie, yang pertama di Paris. Lalu, ia ke Chicago, dan mulai meniti jabatan sebagai direktur perusahaan. Ia tetap di Amerika selama 25 tahun dan nyaman di Wall Street.
Dominique Carreau, profesor hukum ekonomi internasional dan penulis beberapa buku tentang IMF menggambarkan Lagarde sosok yang luar biasa. "Ia juga seorang perempuan dan itu penting. Karena tidak ada perempuan yang mengepalai organisasi seperti itu," katanya. "Ia hampir pasti mendapat dukungan dari Amerika, setelah tinggal di sana dalam waktu lama dan bekerja di salah satu firma hukum terbesar. Dia juga memiliki dukungan di tingkat Eropa."
Mantan Kepala Ekonom IMF, Kenneth S Rogoff, menilai Legarde sangat mengesankan. "Ia memiliki kepribadian yang kuat dan pintar dalam berpolitik," katanya kepada The New York Times. "Pada rapat di seluruh dunia, ia diperlakukan seperti bintang rock," ujarnya.
Namun, Lagarde memiliki beberapa hambatan untuk menduduki kursi petinggi IMF itu. Pertama, ia berasal dari Prancis. IMF mungkin tidak siap untuk menunjuk kembali orang Prancis setelah penangkapan Strauss-Khan. Alasan lainnya adalah ia tengah dalam penyelidikan.
Menteri ini terjebak dalam skandal misterius lebih dari 285 juta euro yang melibatkan tokoh kontroversial pendukung Nicolas Sarkozy, Bernard Tapie. Jaksa telah meminta penyelidikan penuh terhadap peranan Lagarde. Sulit bagi IMF untuk memilih sosok yang dapat menggelincirkan IMF kedua kalinya.
Apalagi, Presiden Prancis, Sarkozy kemungkinan tidak mau kehilangan salah satu pembantu yang paling populer, dihormati, dan menteri yang sukses.
IMF mengumumkan proses pencarian direktur baru itu akan berakhir hingga 30 Juni. Apakah itu Lagarde atau calon lain, akan diuji melalui sinyal terkait arah masa depan keuangan dunia.
Beberapa calon lainnya adalah mantan Menteri Keuangan Turki Kemal Dervis, Ekonom Jerman Klaus Regling, Menteri Keuangan Singapura Tharman Shanmugaratham, dan mantan Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown. Selengkapnya...
20 Mei 2011
Grace, Sosok di Balik Hamparan Sawah Bali
Pernah melihat hamparan sawah menghijau Bali di kartu pos? Sebagian mengenal foto tersebut berasal dari Ubud, sebagian lagi mengenalnya dari Jatiluwih. Namun sedikit yang mengenal sosok di balik kelestarian padi yang di tanam secara tradisional ini. Di balik hamparan sawah itu ada Grace M Tarjoto.
Bagi kaum petani di Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Grace memberikan perubahan besar, khususnya bagi petani beras merah di Banjar Gunung Sari ini. Kini, beras merah organik Jatiluwih sudah dikenal di mancanegara seperti Filipina, Finlandia, Singapura, Dubai, dan Amerika Serikat. Berkat perjuangan Grace, beras merah Jatiluwih go international.
"Kalau pakai pestisida maka akan merusak alam. Kalau Jatiluwih alamnya rusak seperti airnya tidak bersih lagi akan berefek terhadap Nusa Dua. Karena seluruh hotel di Nusa Dua menggunakan air dari sini," kata sarjana kimia ini saat berbincang dengan detikcom di tengah-tengah sawah miliknya.
Ditemani nasi goreng merah dan teh beras merah, Grace memulai cerita mengapa dia bersama kelompok petaninya menanam padi beras merah organik di atas lahan seluas 103 hektar ini. "Saya ingin para petani di Desa Jatiluwih tahu bahwa mereka sebenarnya memiliki sumber pendapatan yang cukup menjanjikan dari beras merah yang mereka hasilkan. Alam yang subur di Desa Jatiluwih merupakan modal besar bagi petani. Inilah yang perlu mereka pahami," jelasnya.
Di bawah hawa sejuk pegunungan, dia menjelaskan kepada detikcom bahwa tak ada jalan lain kecuali dengan menjadi petani dengan memberikan pemahaman cara memproduksi beras merah yang baik dan benar kepada petani Jatiluwih.
"Menanam padi hingga panen, memproses (menggiling, dll), mengemas hingga memasarkan, dilakukan bersama-sama para petani. Cara ini terbukti efektif. Petani sekarang sudah lebih paham," ujar Grace yang bersuami ahli mesin industri ini.
Grace memang serius menekuni profesinya sebagai wanita petani. Meski banyak para sahabat dan keluarga menyangsikan keseriusannya menjadi petani, namun perempuan berusia 53 tahun ini tetap kukuh menjalani hidup sebagai wanita petani beras merah Jatiluwih.
Menurut Grace, petani di Indonesia masih terpinggirkan, belum mendapat fasilitas atau kemudahan dari pemerintah seperti halnya petani di negara-negara lain, seperti Malaysia atau Filipina yang pemerintahnya sangat proaktif. Petani diberikan hak guna pakai lahan yang disediakan pemerintah.
"Di Indonesia, petani menanam padi di lahannya sendiri yang tak seberapa luasnya hanya untuk memenuhi kebutuhannya sendiri, itu pun terkadang tak cukup," tutur Grace.
Atas usahanya, apresiasi datang dari kalangan pejabat tinggi, orang-orang terkenal dalam dan luar negeri. Bahkan tak sedikit yang datang ke Desa Jatiluwih melihat langsung produksi beras merah yang layak dikonsumsi dan sudah diteliti IRRI (International Rice Research Institute) ini.
Bukti kepeduliannya terhadap petani, Grace tak hanya membeli beras milik petani di atas HPP (Harga Pembelian Pemerintah) tetapi juga mendirikan usaha penyosohan (penggilingan) beras. Adanya usaha ini, diharapkan bisa memberikan kontribusi positif kepada petani sehingga keberadaan beras merah Jatiluwih bisa tetap dipertahankan dan dilestarikan.
"Padi yang ada di Jatiluwih ternyata padi lokal jenis langka yang harus dilestarikan, sementara beras merahnya yang dikenal dengan nama beras dewa atau beras cendana ini mampu bersaing dengan beras merah dari Australia dan India karena teksturnya padat dan memiliki aroma harum. Selain itu, kandungan gizi, mineral serta vitaminnya lebih lengkap daripada beras merah dari negara lain. Khasiatnya bagi kesehatan pun sudah nyata. Beras merah mampu menetralkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, obat diabetes serta dipercaya bisa mengobati kanker," papar Grace sambil memperlihatkan idenya dalam sebuah laptop.
Beras merah produksi Grace, tak sebatas berbentuk beras (fragrant red rice) tetapi juga berbentuk olahan seperti kopi (red rice coffee) dan teh (red rice tea) yang direspons sangat baik oleh masyarakat dunia. Bahkan mantan Presiden Filipina Fidel Ramos pun, dibuat kepincut dan fanatik mengonsumsi produk-produk CV Jatiluwih milik perempuan yang aktif di berbagai organisasi sosial ini.
Kini, atas usaha Grace, Jatiluwih tidak hanya dikenal sebagai lahan pertanian, sawah ini pun kini menjadi ikon pariwisata. Ratusan turis manca negara mendatangi Jatiluwih, 2 jam dari Denpasar hanya untuk sekedar melihat hamparan sawah atau bermain sepeda di jalanan. Sebagian lagi asik berfoto-foto atau menghabiskan waktu berlama-lama di puluhan tempat makan tradisional sambil merasakan sejuknya hawa pegunungan.
"Sebaiknya datang sebelum pukul 15.00 WIB, agar tidak tertutup kabut," ucap Grace memberikan tips bagi yang ingin berwisata.
Selengkapnya...
Bagi kaum petani di Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Grace memberikan perubahan besar, khususnya bagi petani beras merah di Banjar Gunung Sari ini. Kini, beras merah organik Jatiluwih sudah dikenal di mancanegara seperti Filipina, Finlandia, Singapura, Dubai, dan Amerika Serikat. Berkat perjuangan Grace, beras merah Jatiluwih go international.
"Kalau pakai pestisida maka akan merusak alam. Kalau Jatiluwih alamnya rusak seperti airnya tidak bersih lagi akan berefek terhadap Nusa Dua. Karena seluruh hotel di Nusa Dua menggunakan air dari sini," kata sarjana kimia ini saat berbincang dengan detikcom di tengah-tengah sawah miliknya.
Ditemani nasi goreng merah dan teh beras merah, Grace memulai cerita mengapa dia bersama kelompok petaninya menanam padi beras merah organik di atas lahan seluas 103 hektar ini. "Saya ingin para petani di Desa Jatiluwih tahu bahwa mereka sebenarnya memiliki sumber pendapatan yang cukup menjanjikan dari beras merah yang mereka hasilkan. Alam yang subur di Desa Jatiluwih merupakan modal besar bagi petani. Inilah yang perlu mereka pahami," jelasnya.
Di bawah hawa sejuk pegunungan, dia menjelaskan kepada detikcom bahwa tak ada jalan lain kecuali dengan menjadi petani dengan memberikan pemahaman cara memproduksi beras merah yang baik dan benar kepada petani Jatiluwih.
"Menanam padi hingga panen, memproses (menggiling, dll), mengemas hingga memasarkan, dilakukan bersama-sama para petani. Cara ini terbukti efektif. Petani sekarang sudah lebih paham," ujar Grace yang bersuami ahli mesin industri ini.
Grace memang serius menekuni profesinya sebagai wanita petani. Meski banyak para sahabat dan keluarga menyangsikan keseriusannya menjadi petani, namun perempuan berusia 53 tahun ini tetap kukuh menjalani hidup sebagai wanita petani beras merah Jatiluwih.
Menurut Grace, petani di Indonesia masih terpinggirkan, belum mendapat fasilitas atau kemudahan dari pemerintah seperti halnya petani di negara-negara lain, seperti Malaysia atau Filipina yang pemerintahnya sangat proaktif. Petani diberikan hak guna pakai lahan yang disediakan pemerintah.
"Di Indonesia, petani menanam padi di lahannya sendiri yang tak seberapa luasnya hanya untuk memenuhi kebutuhannya sendiri, itu pun terkadang tak cukup," tutur Grace.
Atas usahanya, apresiasi datang dari kalangan pejabat tinggi, orang-orang terkenal dalam dan luar negeri. Bahkan tak sedikit yang datang ke Desa Jatiluwih melihat langsung produksi beras merah yang layak dikonsumsi dan sudah diteliti IRRI (International Rice Research Institute) ini.
Bukti kepeduliannya terhadap petani, Grace tak hanya membeli beras milik petani di atas HPP (Harga Pembelian Pemerintah) tetapi juga mendirikan usaha penyosohan (penggilingan) beras. Adanya usaha ini, diharapkan bisa memberikan kontribusi positif kepada petani sehingga keberadaan beras merah Jatiluwih bisa tetap dipertahankan dan dilestarikan.
"Padi yang ada di Jatiluwih ternyata padi lokal jenis langka yang harus dilestarikan, sementara beras merahnya yang dikenal dengan nama beras dewa atau beras cendana ini mampu bersaing dengan beras merah dari Australia dan India karena teksturnya padat dan memiliki aroma harum. Selain itu, kandungan gizi, mineral serta vitaminnya lebih lengkap daripada beras merah dari negara lain. Khasiatnya bagi kesehatan pun sudah nyata. Beras merah mampu menetralkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, obat diabetes serta dipercaya bisa mengobati kanker," papar Grace sambil memperlihatkan idenya dalam sebuah laptop.
Beras merah produksi Grace, tak sebatas berbentuk beras (fragrant red rice) tetapi juga berbentuk olahan seperti kopi (red rice coffee) dan teh (red rice tea) yang direspons sangat baik oleh masyarakat dunia. Bahkan mantan Presiden Filipina Fidel Ramos pun, dibuat kepincut dan fanatik mengonsumsi produk-produk CV Jatiluwih milik perempuan yang aktif di berbagai organisasi sosial ini.
Kini, atas usaha Grace, Jatiluwih tidak hanya dikenal sebagai lahan pertanian, sawah ini pun kini menjadi ikon pariwisata. Ratusan turis manca negara mendatangi Jatiluwih, 2 jam dari Denpasar hanya untuk sekedar melihat hamparan sawah atau bermain sepeda di jalanan. Sebagian lagi asik berfoto-foto atau menghabiskan waktu berlama-lama di puluhan tempat makan tradisional sambil merasakan sejuknya hawa pegunungan.
"Sebaiknya datang sebelum pukul 15.00 WIB, agar tidak tertutup kabut," ucap Grace memberikan tips bagi yang ingin berwisata.
Selengkapnya...
17 Mei 2011
Dominique Strauss-Kahn , Tokoh Top IMF Yang Terganjal Skandal Seks
Dana Moneter Internasional (IMF) kembali mengguncang dunia. Tapi kali ini bukan tentang kebijakannya membantu negara yang diancam kebangkrutan tetapi karena dugaan skandal seks yang diarahkan kepada ketuanya, Dominique Strauss-Kahn.
Strauss-Kahn ditangkap di New York Minggu (15/5) waktu setempat terkait dugaan skandal seks yang dilakukannya di sebuah kamar hotel Sofitel, Times Square, Amerika Serikat. Semula ia akan berangkat dengan pesawat Air France ke Paris dari John F Kennedy International Airport namun kemudian ditangkap polisi NewYork.
Juru bicara kepolisian AS, John Grimpel mengungkapkan, Strauss-Kahn dicokok saat sudah berada di kelas utama pesawat Air France, hanya 10 menit sebelum pesawat itu bertolak ke Paris. “Strauss-Kahn ditangkap setelah kami melakukan kontak dengan pihak hotel,” papar Grimpel. Strauss-Kahn meninggalkan kantor polisi Harlem dengan tangan terborgol dan muka kusut.
Pria yang juga mengajar ekonomi di Universitas Stanford di California dan di Institut d'Etudes Paris itu membantah tuduhan tersebut. Ia pun akan membela diri. "Ia akan melawan tuntutan tersebut dan membantah adanya kesalahan," ujar pengacara Strauss-Kahn, Benjamin Brafman.
Sosialis berusia 62 tahun itu adalah pemain kunci dalam penanggulangan krisis keuangan global pada 2007-2009 dan krisis utang Eropa. Strauss-Kahn banyak melakukan perubahan di IMF sejak menduduki kursiManaging Director. Lelaki berambut perak ini juga berkomitmen membantu negara Eropa yang terbenam utang. Sikap ini tidak biasa diambil IMF di masa lalu.
Lembaga berbasis di Washington telah membantu untuk menyelamatkan ekonomi Yunani dan Irlandia di bawah kepemimpinannya sebagai bagian dari upaya untuk menopang mata uang Eropa, euro.
Strauss-Kahn yang menikah dengan jurnalis Anne Sinclair Franco-Amerika dan tinggal di Washington itu juga seorang politisi. Ia terpilih ke Majelis Nasional Prancis, majelis rendah parlemen hingga tiga kali antara 2001 dan 2007. Ia bahkan siap menantang Presiden Nicolas Sarkozy dalam pemilu Perancis di 2012.
Karena itulah, penangkapan ini tak luput dari isu yang berkembang terkait spekulasi kemungkinan adanya skenario musuh politiknya yang akan mengganggu jalan mulus bagi Strauss-Kahn menuju Pemilu Perancis. Apalagi pamor Strauss-Kahn terus menanjak dibandingkan saingannya Presiden Sarkozy yang merosot.
Di bawah kepemimpinan Strauss-Kahn, porsi keterwakilan negara berkembang menjadi lebih besar di IMF. Dia juga berkampanye agar ada regulasi finansial lebih ketat lagi, menciptakan saluran kredit untuk membantu negara-negara sebelum terjerat dalam masalah dan menjalin kerja sama dengan Uni Eropa untuk memberi talangan kepada negara bermasalah di zona euro.
Peristiwa ini dipastikan akan membuat IMF sibuk. Apalagi Strauss-Kahn diancam hukuman hingga 12 tahun jika terbukti bersalah. “IMF tetap beroperasional secara penuh. Posisi Strauss-Kahn sementara dipegang Deputi Managing Director IMF, John Lipsky, untuk menghadiri pertemuan dengan menteri keuangan Uni Eropa di Brussels,” papar Juru Bicara IMF, Caroline Atkinson.
Ada kekhawatiran penangkapan Strauss-Kahn ini bisa mengakibatkan proses pemulihan ekonomi di Eropa terganggu. Terutama dapat menyebabkan beberapa penundaan jangka pendek dalam pembahasan bailout utang Uni Eropa dan IMF untuk Athena.
Selama ini Strauss-Kahn terlibat, dengan memaksa pembatalan pertemuan penting lainnya. IMF bertanggung jawab atas sepertiga dari paket pinjaman yang ada di Yunani, dan diharapkan kehadirannya untuk mencari titik temu atas krisis yang menimpa Yunani ini.
Penangkapan Strauss-Kahn juga ikut menggguncang pasar dunia. Mata uang euro sempat merosot ke US$1,4056 pada perdagangan Asia dibandingkan US$ 1,4108 sebelum kemudian pulih perlahan menguat. Harga minyak dunia juga ikut melemah gara-gara euro ini. Harga minyak light sweet pengiriman Juni merosot hingga US$1,12 menjadi US$ 98,53 per barel.
Rupiah juga terimbas melemah seiring penguatan dolar gara-gara kasus ini. Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Senin (16/5) ditutup melemah tajam 34 poin (0,39%) menjadi 8.574/8.584 per dolar AS dari posisi akhir pekan lalu 8.540/8.545. Di Bursa Eropa, FTSEurofirst 300 Indeks saham Eropa turun 0,5 persen di 1.134,89 setelah jatuh ke level terendah 1.132,56 atau terendah sejak 6 Mei. Selengkapnya...
Strauss-Kahn ditangkap di New York Minggu (15/5) waktu setempat terkait dugaan skandal seks yang dilakukannya di sebuah kamar hotel Sofitel, Times Square, Amerika Serikat. Semula ia akan berangkat dengan pesawat Air France ke Paris dari John F Kennedy International Airport namun kemudian ditangkap polisi NewYork.
Juru bicara kepolisian AS, John Grimpel mengungkapkan, Strauss-Kahn dicokok saat sudah berada di kelas utama pesawat Air France, hanya 10 menit sebelum pesawat itu bertolak ke Paris. “Strauss-Kahn ditangkap setelah kami melakukan kontak dengan pihak hotel,” papar Grimpel. Strauss-Kahn meninggalkan kantor polisi Harlem dengan tangan terborgol dan muka kusut.
Pria yang juga mengajar ekonomi di Universitas Stanford di California dan di Institut d'Etudes Paris itu membantah tuduhan tersebut. Ia pun akan membela diri. "Ia akan melawan tuntutan tersebut dan membantah adanya kesalahan," ujar pengacara Strauss-Kahn, Benjamin Brafman.
Sosialis berusia 62 tahun itu adalah pemain kunci dalam penanggulangan krisis keuangan global pada 2007-2009 dan krisis utang Eropa. Strauss-Kahn banyak melakukan perubahan di IMF sejak menduduki kursiManaging Director. Lelaki berambut perak ini juga berkomitmen membantu negara Eropa yang terbenam utang. Sikap ini tidak biasa diambil IMF di masa lalu.
Lembaga berbasis di Washington telah membantu untuk menyelamatkan ekonomi Yunani dan Irlandia di bawah kepemimpinannya sebagai bagian dari upaya untuk menopang mata uang Eropa, euro.
Strauss-Kahn yang menikah dengan jurnalis Anne Sinclair Franco-Amerika dan tinggal di Washington itu juga seorang politisi. Ia terpilih ke Majelis Nasional Prancis, majelis rendah parlemen hingga tiga kali antara 2001 dan 2007. Ia bahkan siap menantang Presiden Nicolas Sarkozy dalam pemilu Perancis di 2012.
Karena itulah, penangkapan ini tak luput dari isu yang berkembang terkait spekulasi kemungkinan adanya skenario musuh politiknya yang akan mengganggu jalan mulus bagi Strauss-Kahn menuju Pemilu Perancis. Apalagi pamor Strauss-Kahn terus menanjak dibandingkan saingannya Presiden Sarkozy yang merosot.
Di bawah kepemimpinan Strauss-Kahn, porsi keterwakilan negara berkembang menjadi lebih besar di IMF. Dia juga berkampanye agar ada regulasi finansial lebih ketat lagi, menciptakan saluran kredit untuk membantu negara-negara sebelum terjerat dalam masalah dan menjalin kerja sama dengan Uni Eropa untuk memberi talangan kepada negara bermasalah di zona euro.
Peristiwa ini dipastikan akan membuat IMF sibuk. Apalagi Strauss-Kahn diancam hukuman hingga 12 tahun jika terbukti bersalah. “IMF tetap beroperasional secara penuh. Posisi Strauss-Kahn sementara dipegang Deputi Managing Director IMF, John Lipsky, untuk menghadiri pertemuan dengan menteri keuangan Uni Eropa di Brussels,” papar Juru Bicara IMF, Caroline Atkinson.
Ada kekhawatiran penangkapan Strauss-Kahn ini bisa mengakibatkan proses pemulihan ekonomi di Eropa terganggu. Terutama dapat menyebabkan beberapa penundaan jangka pendek dalam pembahasan bailout utang Uni Eropa dan IMF untuk Athena.
Selama ini Strauss-Kahn terlibat, dengan memaksa pembatalan pertemuan penting lainnya. IMF bertanggung jawab atas sepertiga dari paket pinjaman yang ada di Yunani, dan diharapkan kehadirannya untuk mencari titik temu atas krisis yang menimpa Yunani ini.
Penangkapan Strauss-Kahn juga ikut menggguncang pasar dunia. Mata uang euro sempat merosot ke US$1,4056 pada perdagangan Asia dibandingkan US$ 1,4108 sebelum kemudian pulih perlahan menguat. Harga minyak dunia juga ikut melemah gara-gara euro ini. Harga minyak light sweet pengiriman Juni merosot hingga US$1,12 menjadi US$ 98,53 per barel.
Rupiah juga terimbas melemah seiring penguatan dolar gara-gara kasus ini. Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Senin (16/5) ditutup melemah tajam 34 poin (0,39%) menjadi 8.574/8.584 per dolar AS dari posisi akhir pekan lalu 8.540/8.545. Di Bursa Eropa, FTSEurofirst 300 Indeks saham Eropa turun 0,5 persen di 1.134,89 setelah jatuh ke level terendah 1.132,56 atau terendah sejak 6 Mei. Selengkapnya...
12 Mei 2011
Paul Allen, Kisah Sukses Pendiri Microsoft
Sudah puluhan tahun meninggalkan Microsoft, namun kebencian Paul Allen kepada Bill Gates tak terhapus juga. Perihal perseteruan dua pendiri Miscrosoft ini terungkap dalam buku terbaru Idea Man: A Memoir By The Co-Founder of Microsoft. Disitu tampak jelas bagaimana Paul Allen mengecam Bill Gates sebagai salah satu pendiri Microsoft pada 1975 yang meremehkan teman kerja.
“Bagi siapapun yang tidak setuju dengan pendapatnya (Bill Gates) akan mendengar kata pribadi yang paling ia sukai ‘Ini adalah hal terbodoh yang pernah saya dengar’,” ujar Allen lagi.
Hubungan keduanya memang tidak pernah pulih semenjak Allen meninggalkan Microsoft pada 1983. Gates melanjutkan proyek Microsoft hingga mencapai keuntungan 35 juta poundsterling sedangkan Allen dianggap sebagai ‘Milioner Aneh’ oleh beberapa media di AS. Wajar, ini terkait kebiasaannya menghamburkan uang. Berdasarkan keterangan Forbes, Allen berada di posisi ke 57 sebagai pengusaha terkaya versi Forbes.
Allen memiliki rumah menakjubkan di Prancis, termasuk sebuah vila di Cap Ferrat, London serta sebuah vila eksklusif di New York. Allen terkenal sebagai sosok yang tidak terlalu suka mengumbar diri di depan khalayak. Ia sangat pemilih dalam berteman atau bersosialisasi. “Wajah saya memang tidak terlalu dikenal,” kata Allen lagi.
Meskipun begitu, kerendahan hati nyatanya tidak muncul dalam keputusannya untuk mengoleksi barang mewah. Di tempat tinggal utamanya di Seattle, Allen memiliki sebuah ruangan layaknya galeri seni yang diisi dengan berbagai lukisan bergenre impresionis. Ada pula lapangan basket pribadi serta lapangan parkir bawah tanah tempat Allen menyimpan koleksi mobil sport mahal.
Allen juga punya hanggar pribadi di Bandara Seattle, tempat ia bisa menyimpan beberapa jet pribadi diantaranya dua Boeing 757 dan sebuah Challenger 601. Allen juga mengoleksi 15 pesawat ‘bekas’ Perang Dunia II seperti Curtiss Tomahawk, Messerschmitt 109, Grumman Hellcat dan Spitfire.
Kekayaan Allen tidak berhenti sampai disini. Pria kelahiran Seattle, 21 Januari 1953, tersebut bahkan memiliki kapal pesiar Octopus setinggi 414 kaki dengan delapan lantai, 60 awak kapal termasuk mantan AL AS, dua helikopter, tujuh kapal dan sepuluh kapal selam. Untuk perawatan pun, Allen perlu merogoh kocek dalam-dalam.
Tiap tahun misalnya, Octopus menelan biaya perawatan 12 juta poundsterling dan 483 ribu poundsterling untuk bahan bakar. Bagi Allen tentu, harga ini tidak terlalu mahal untuk membanggakan diri di depan tamu undangan khusus di pesta kelas atas. Siapa yang tidak mengenal Mick Jagger, Brad Pitt, Angelina Jolie, Cameron Diaz dan Paris Hilton? Allen bukan salah satunya. Selengkapnya...
“Bagi siapapun yang tidak setuju dengan pendapatnya (Bill Gates) akan mendengar kata pribadi yang paling ia sukai ‘Ini adalah hal terbodoh yang pernah saya dengar’,” ujar Allen lagi.
Hubungan keduanya memang tidak pernah pulih semenjak Allen meninggalkan Microsoft pada 1983. Gates melanjutkan proyek Microsoft hingga mencapai keuntungan 35 juta poundsterling sedangkan Allen dianggap sebagai ‘Milioner Aneh’ oleh beberapa media di AS. Wajar, ini terkait kebiasaannya menghamburkan uang. Berdasarkan keterangan Forbes, Allen berada di posisi ke 57 sebagai pengusaha terkaya versi Forbes.
Allen memiliki rumah menakjubkan di Prancis, termasuk sebuah vila di Cap Ferrat, London serta sebuah vila eksklusif di New York. Allen terkenal sebagai sosok yang tidak terlalu suka mengumbar diri di depan khalayak. Ia sangat pemilih dalam berteman atau bersosialisasi. “Wajah saya memang tidak terlalu dikenal,” kata Allen lagi.
Meskipun begitu, kerendahan hati nyatanya tidak muncul dalam keputusannya untuk mengoleksi barang mewah. Di tempat tinggal utamanya di Seattle, Allen memiliki sebuah ruangan layaknya galeri seni yang diisi dengan berbagai lukisan bergenre impresionis. Ada pula lapangan basket pribadi serta lapangan parkir bawah tanah tempat Allen menyimpan koleksi mobil sport mahal.
Allen juga punya hanggar pribadi di Bandara Seattle, tempat ia bisa menyimpan beberapa jet pribadi diantaranya dua Boeing 757 dan sebuah Challenger 601. Allen juga mengoleksi 15 pesawat ‘bekas’ Perang Dunia II seperti Curtiss Tomahawk, Messerschmitt 109, Grumman Hellcat dan Spitfire.
Kekayaan Allen tidak berhenti sampai disini. Pria kelahiran Seattle, 21 Januari 1953, tersebut bahkan memiliki kapal pesiar Octopus setinggi 414 kaki dengan delapan lantai, 60 awak kapal termasuk mantan AL AS, dua helikopter, tujuh kapal dan sepuluh kapal selam. Untuk perawatan pun, Allen perlu merogoh kocek dalam-dalam.
Tiap tahun misalnya, Octopus menelan biaya perawatan 12 juta poundsterling dan 483 ribu poundsterling untuk bahan bakar. Bagi Allen tentu, harga ini tidak terlalu mahal untuk membanggakan diri di depan tamu undangan khusus di pesta kelas atas. Siapa yang tidak mengenal Mick Jagger, Brad Pitt, Angelina Jolie, Cameron Diaz dan Paris Hilton? Allen bukan salah satunya. Selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)


















